TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BPR Bank Klaten Alami Loncatan Kinerja di 2022

Editor
14 February 2023 | 19:47
rubrik: Ekonomi
BPR Bank Klaten Alami Loncatan Kinerja di 2022

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sempat terkena dampak pandemi Covid-19 di tahun 2020-2021, PT BPR Bank Klaten mengalami lompatan kinerja pada tahun 2022. Hal itu seperti dikatakan Tulus Yunianto, selaku Direktur Utama PT BPR Bank Klaten (Perseroda) yang hadir memberikan paparan pada sesi penjurian TOP BUMD Awards 2023 yang digelar Majalah TopBusiness, Kamis (9/2/2022) lalu.

”Alhamdulillah kami bersyukur dua tahun yang lalu, tahun 2020-2021 itu kita terdampak bersama dengan adanya pandemi Covid-19. Ternyata di tahun 2022 kita mengalami loncatan kinerja. Artinya beberapa target, beberapa pencapaian itu melebihi dari yang kita harapkan, bahkan lebihnya banyak, sehingga kami mengartikan ini ‘meloncat’,” ujar Tulus.

Atas pencapaian target kinerjanya tersebut, Tulus tak menampik adanya peran pemerintah Indonesia dan juga pemerintah daerah dengan berbagai kebijakannya yang dianggapnya luar biasa.

“Tentunya kami berterima kasih, pertama kepada pemerintah Repuplik Indonesia, karena mampu menjaga stabilitas ekonomi, maupun menjaga kebijakan-kebijakan yang luar biasa, sehingga industri perbankan, termasuk BPR itu bisa menjalankan, bisa melalui pandemi itu dengan lebih mudah dan seterusnya,” katanya.

“Termasuk kepada pemerintah Kabupaten Klaten, pengendalian kesehatan program-program perekonomian juga mampu untuk menjaga para pengusaha UMKM di Klaten kemudian segera pandemi selesai dan tahun 2022 kinerja kami mengalami loncatan,” ungkapnya lagi.

Tercermin dari lompatan kinerja yang dicapainya, secara umum BPR Bank Klaten memiliki tingkat kesehatan yang baik, seperti dari sisi permodalan, KAP (Kualitas Aktiva Produktif) yang semakin baik, PPAP (Penyisihan Penghapusan Aset Produktif), ROA (Return On Asset), LDR (Loan to Deposit Ratio), dan lain sebagainya.

Misalnya dari sisi permodalan, Tulus mengatakan bahwa tahun 2021, BPR Bank Klaten mendapat tambahan modal sebesar Rp3 miliar. Kemudian untuk KAP juga disebut mengalami penurunan artinya semakin baik, PPAP-nya juga 100%, ROA-nya juga mengalami kenaikan dengan BOPO yang semakin efisien.

BACA JUGA:   Pelayanan Pelanggan Meningkat, Kinerja PT Air Minum Berkah Banua Makin Sehat

Lebih lanjut Tulus menyebut bahwa LDR perusahaan sedikit mengalami kenaikan hal itu lantaran BPR Bank Klaten mengalami pertumbuhan kredit yang luar biasa dibandingkan tahun yang lalu. Adapun cash ratio bank ada di angka 11% dengan NPL yang mengalami penurunan, artinya kredit bermasalah juga mengalami penurunan. Sementara itu rasio lainya, yakni ROE mengalami kenaikan dari 16,27% menjadi 18,33%.

“Jadi, pencapaian target kinerja ini berdasarkan penugasan oleh Kepala Daerah (Bupati) selaku pemilik mewakili Pemda dan RUPS berharap PT BPR Bank Klaten dapat menjadi perseroan daerah yang mandiri, profitable, transparan, akuntabel dan berpartisipasi dalam peningkatan sektor ekonomi UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Klaten melalui progam CSR,” tandasnya.

“Artinya, memang sesuai dengan didirikannya kami tetap fokus, mayoritas kredit kami adalah kredit riil, kredit produktif, harapannya (ada) multiplier effect yang jelas kepada pertumbuhan perekonomian di wilayah Kabupaten Klaten,” imbuh dia.

Sebagai bank milik pemda, BPR Bank Klaten juga aktif dalam setiap kegiatan Bupati dan giat melakukan program-program prioritas lainnya. Sebut saja program KLATEN SUBUR (Suku Bunga Ringan) dengan memberikan subsidi kepada pelaku usaha mikro dengan plafon sampai dengan Rp50 juta. Program yang diinisiasi sejak tahun 2019, sampai saat ini masih dijalankan BPR Bank Klaten.

Kontribusi PAD dan Inovasi

BPR Bank Klaten memiliki proporsi usaha di mana sebagian besarnya ditujukan untuk Pendapatan Asli Daerah. Tulus mengatakan orientasi usaha BPR Bank Klaten adalah 55% itu ke PAD, kemudian 20% ke cadangan, sekitar 17% untuk kesejahteraan, dan 3% untuk CSR.

Secara historis, Tulus mengungkap bahwa laba perusahaan, di mana berdasarkan RBB (Rencana Bisnis Bank) pada tahun 2021 laba BPR Bank Klaten ditargetkan sebesar Rp5,8 miliar dan berhasil tercapai dengan menembus angka Rp6,1 miliar. Begitu pun di tahun 2022 dengan target laba sekitar Rp7,056 miliar, BPR Bank Klaten berhasil merealisasikan dengan angka Rp7,840 miliar.

BACA JUGA:   Prestasi Kinclong BPR Delta Artha Sidoarjo, Kinerja Keuangan Sehat dan Target Pemegang Saham Tercapai

”Artinya, memang dari RBB 2022 terhadap realisasi sebenarnya kita sudah ditarget Pemerintah daerah maupun komisaris itu untuk tumbuh 15% dari realisasi tahun 2021. Tapi, Alhamdulillah realisasi di tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021 itu tumbuh 28%. Kalau kami lihat historis dari setiap tahun kita tumbuh rata-rata di angka 10-12%. Tahun 2022 ini untuk laba bisa tumbuh meningkat/melonjak sampai dengan 28,01%,” ungkap Tulus.

Berbanding lurus dengan target laba yang telah dicapainya, sumbangan PAD yang diberikan BPR Bank Klaten juga ikut terdongkrak dalam dua tahun terakhir.

”(Kontribusi) PAD kita juga mengalami peningkatan, dari realisasi tahun 2021 (PAD disetor) Rp3,028 miliar. Kemudian RBB naik 15% (tahun 2022) di angka Rp3,8 miliar, realisasi kita tercapai Rp4,3 miliar untuk PAD tahun 2022 yang kita nanti masukkan ke pemerintah kabupaten di tahun 2023. Artinya kita tumbuh PAD-nya itu 42,4%,” ujar Tulus.

Tidak berhenti sampai di situ, kinerja apik BPR Bank Klaten juga diikuti dengan sejumlah terobosan/inovasi yang telah dilakukan. Sebagaimana diketahui, BPR Bank Klaten memiliki apa yang disebutnya sebagai BK WAIS, teknologi informasi pendukung Aplikasi Core Banking yang diintegrasikan ke dalam aplikasi pesan WhatsApp untuk mengirimkan informasi.

“BK WAIS sudah berjalan sama dengan tahun yang lalu, cuma peningkatan penggunanya semakin banyak, ini juga tentunya kenapa tabungan kita makin banyak, orang semakin percaya karena transaksinya realtime akan terinfomasi ke dalam WhatsAppp masing-masing pemilik nasabah,” ujar Tulus.

Inovasi di bidang informasi teknologi (IT) lainnya adalah mengembangkan dan mengoptimalkan virtual account untuk pembayaran dan transfer melalui bank umum dengan sistem host to host bekerja sama dengan Bank Mandiri, Bank Danamon, dan BRI (on process dengan BPD). Selain itu ada juta BK Mobile, BK QRIS, BK WBS (Whistle Blowing System), dan Mobil Kas Keliling untuk menjangkau daerah yang jauh dari Kantor Kas.

BACA JUGA:   Tulungagung Pay, Inovasi Teknologi BPR Bank Tulungagung

Tidak luput dari paparannya di hadapan Dewan Juri Tulus juga mengungkap hal terkait dengan pencapaiannya dari sisi tata kelola. “GCG kita sangat baik, nilai kompositnya hanya 1.6 sehingga termasuk sangat baik. Bahkan kemarin mendapat apresiasi dari OJK Solo, baik kinerjanya maupun tentang tata kelolanya,” pungkas Tulus.

Penulis: Fauzi

Tags: BPR Bank KlatenTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Erick Thohir Tawarkan Solusi agar Ekosistem Industri Media Makin Sehat

Next Post

IVES 2023 Segera Digelar, Perputaran Bisnis Event Diproyeksi Tembus Rp40 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR