TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sistem Informasi Debitur akan Bertarif

Nurdian Akhmad
19 February 2014 | 15:48
rubrik: Finance
Ilustrasi: Istimewa
Ilustrasi: Istimewa

 

Jakarta, businessnews.id —Bank Indonesia merencanakan menarik fee atas jasa layanan informasi perkreditan, yang selama ini dikenal sebagai SID atau sistem informasi debitur. Hal itu sebagai bentuk menjaga tingkat persaingan fee dari LPIP (lembaga pengelola informasi perkreditan) swasta.

Menurut Asisten Direktur Divisi Informasi Kredit Bank Indonesia, Sani Eka Duta, rencana itu disesuaikan dengan keberadaan LPIP yang diselenggarakan oleh pihak swasta. “Agar nilai fee atas layanan oleh LPIP tidak terlalu besar, maka kami juga akan men-charge penggunan SID. Jadi, dengan demikian ada acuan harga,” kata dia di Jakarta hari ini

Sedangkan besar fee layanan, akan memerhitungkan semua biaya yang dikeluarkan BI dalam menghasilkan SID. Itu meliputi investasi TI (teknologi informasi) dan sumber daya manusia. “Ini bukan merupakan kompetitor dari LPIP swasta. Kami akan melakukan sinergi dengan mereka.”

Pemberlakuan fee tersebut, lanjut Sani, baru akan dilakukan saat LPIP telah resmi beroperasi . Saat ini data yang terdapat di SID Bank Indonesia berasal dari seluruh perbankan umum dan BPR (bank perkreditan rakyat), serta 23 perusahaan pembiayaan.

Sedangkan data LPIP, nantinya di samping dari institusi keuangan juga berasal dari asosiasi koperasi, perusahaan telekomunikasi, Pegadaian,  Kementerian Dalam Negeri, Ditjen Pajak, dan lainnya. “Saat ini, sudah ada tiga perusahaan swasta yang ingin mengajukan ijin sebagai LPIP. Salah satunya Pefindo Biro Kredit, dan dua pihak swasta yang lain.” (ZIZ)

EDITOR: DHI

BACA JUGA:   DBS Foundation Hadirkan 'DBS Foundation Coding Camp 2024’
Tags: sistem informasi debitur
Previous Post

Peralihan SID dari BI ke OJK Belum Jelas

Next Post

BII Akan Kembali Terbitkan Obligasi di 2014

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR