
Jakarta, businessnews.id —Bank Internasional Indonesia (BII) akan kembali menerbitkan obligasi di tahun 2014, hal itu untuk memeroleh dana guna mendukung rasio kecukupan modal atau CAR tetap di atas 12 persen sesuai ketentuan Bank Indonesia.
Menurut Direktur keuangan BII Thilagavathy Nadason, hingga akhir Desember 2013, CAR BII di 12,72 persen; awal Januari 2014 telah meningkat menjadi 13,7 persen.
“Peningkatan tersebut akibat penambahan modal dari laba tahun 2013,“ terangnya di Jakarta, Rabu, (19/2/14).
Namun, untuk mendukung pertumbuhan kredit BII di tahun 2014 di angka 17-20 persen, penambahan modal mutlak dibutuhkan.
Untuk itu pihaknya merencanakan menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun hingga Rp 2 triliun. “ Kami masih melihat kondisi pasar, “ ujarnya.
Sedangkan apakah jenisnya obligasi apakah sub debt atau capital, pihaknya akan melihat kondisi pertumbuhan ekonomi. (ZIZ)