TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perumda Air Minum Tirta Binangun Usung Slogan ‘KOMPAK’ Untuk Dongkrak Kinerja

Editor
23 February 2023 | 20:43
rubrik: BUMD, Event
Perumda Air Minum Tirta Binangun Usung Slogan ‘KOMPAK’ Untuk Dongkrak Kinerja

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Perumda Air Minum Tirta Binangun selalu membuat slogan baru tahunan sebagai pemantik semangat kerja bagi segenap jajaran manajemen dan karyawan yang tahun ini mengusung slogan “KOMPAK” (Kompeten, Profesional, Akuntabel). Strategi ini pun membuahkan hasil,  dimana kinerja BUMD Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta ini bisa terus meningkat.

Ya, selalu ada penyemangat baru yang diusung setiap tahunnya untuk membangkitkan gairah kerja untuk prestasi yang lebih baik. Tahun 2020 mengusung slogan: HEBAT,  Tahun 2021: TANGGUH, Tahun 2022 : PRIMA dan Tahun 2023 KOMPAK, yang masing-masing memiliki spirit pembangkit kinerja agar lebih baik.

“Ini bagian dari strategi kami untuk bisa terus meningkatkan performa dan kinerja perusahaan, baik dari aspek pelayanan pelanggan, maupun bisnis. Dengan slogan semangat ‘KOMPAK’, tahun ini kami juga optimistis bisa terus meraih kinerja yang lebih baik lagi,” ungkap  Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo, H. Jumantoro, S.E saat presentasi dan wawancara Penjurin TOP BUMD Awards 2023, yang berlangsung secara online melalui aplikasi zoom meeting, baru-baru ini.

Turut hadir mendampingi dalam wawancara penjurian ini, di antaranya Dewan Pengawas, Eko Wisnu Wardhana, SE  serta jajaran dari Perumda Tirta Binangun.  Antara lain Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI), Slamet Triyanta, SE. Kabag Keuangan & Administrasi Umum, Waryady, SE., Kabag Hubungan Langganan, Sutopo, Ka Sub Umum dan Kepegawaian, Sri Suyati, serta Ka Sub Bag Keuangan dan Pembukuan, Sri Mulati.

Sedangkan Tim Dewan Juri penilai di antaranya terdiri Prof DR. Wahyudin Zarkasi-Guru Besar Unpad Bandung, Dr. Ir. Sigit Adjar Susilo, MM, Dewan Pengawas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), Prof. DR  Satya Arinanto -Guru Besar – Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH-UI), serta DR. Melani Harriman (CEO Melani K. Harriman & Associates) yang dipandu moderator- Ahmad Chury dari Solusi Kinerja Bisnis (SKB).

Dalam presentasinya berjudul “Melayani dan Mengalir Tiada Henti dengan Semangat KOMPAK”, Direktur Tirta Binangun, Jumantoro, juga memaparkan banyak hal terkait kinerja selama dua tahun terakhir, strategi dan terobosan usaha maupun upaya peningkatan  layanan pelanggan. Termasuk strategi yang dilakukan dalam menyiasati kondisi pandemi Covid-19 dan era kenormalan baru (new normal) ini.

BACA JUGA:   Penjaminan ke UMKM Meningkat, Kinerja Jamkrida Jatim kian Moncer

Salah satunya  dengan memperkuat strategi pengembangan pemanfaatan teknologi informasi dan digital, baik di sistem manajemen, operasional, maupun untuk layanan pelanggan. Beberapa inovasi dalam pemanfaatan Teknologi Informasi, antara lain pengembangan aplikasi SIGAPKU (Sistem Informasi Gangguan Pelayanan Kulon Progo), SIAPKU (Sistem Informasi Absensi Kulon Progo), SIMPEG (Sistem Informasi Kepegawaian), Pengembangan Media informasi Perumda Air Minum Tirta Binangun(Swara Tirta : http://pdam-kulon progo.id/v1/) dan pemanfaatan media sosial sebagai media informasi Tentang Perumda Air Minum Tirta Binangun.

Selain itu, ada aplikasi  GIS untuk mendukung tata lokasi pelanggan dan Jaringan, pemanfaatan Teknologi SCADA sebagai Pilot Project Pengolahan Air Baku, serta Presurre Management System (Sistem Manajemen Tekanan Air) untuk kelancaran dan keseimbangan tekanan pasokan air di semua pelanggan.

Dalam upaya memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk melakukan pembayaran rekening air, dilakukan pengembangan sistem pembayaran secara online. Sehingga kini pelanggan PDAM di Kabupaten Kulon Progo bisa bayar tagihan atau Cek tagihan air PDAM Kab Kulon Progo melalui aplikasi. Tagihan di antaranya juga bisa dicek melalui website resmi PDAM, kemudian pembnayarn bisa melalui ATM, m-banking, dan aplikasi online lain melalui kerja sama e-commerce dan lainnya.

Dengan cara ini, selain makin memudahkan juga menjamin keamanan transaksi pembayaran ke rekening perusahaan. Sehingga risiko kebocoran atau kehilangan uang dari pembayaran pelanggan dapat dihindari. Tunggakan pembayaran dari pelanggan juga dapat ditekan. Tercatat efektivitas penagihan pada tahun 2021 hingga 2022, berturut-urut sangat memuaskan, mencapai 99,90%.

Menyiasati kondisi pandemi covid-19, perusahaan juga gerak cepat, melakukan antisipasi. Toh dari sisi penjualan  meski ada pandemi, namun tetap bisa dipertahankan dengan baik. Kondisi pandemi Covid-19, tak terlalu signifikan berpengaruh negative, antara lain karena masyarakat tetap banyak memanfaatkan air sebagai sarana untuk tetap bersih demi penegakan protokol kesehatan. Terutama adanya sejumlah fasilitas cuci tangan di sejumlah tempat, sehingga penggunaan air tetap tinggi.

BACA JUGA:   Penerapan GRC BPR Bank Daerah Madiun Didukung Sistem IT

Namun adanya kebijakan Pemkab Kulon Progo untuk membantu meringankan beban masyarakat akibat pandemi  dengan memberlakukan potongan 10% untuk pelanggan klasifikasi A2 untuk beberapa bulan, hal ini tak pelak ikut mempengaruhi pendapatan. Dalam hal ini, perusahaan menempuh strategi efisiensi ‘mengencangkan ikat pinggang’ dengan cara memangkas sejumlah pembiayaan yang dinilai tidak urgent.

Dari sisi bisnis, Perumda Air Minum Tirta Binangun yang bergerak di bidang jasa penyediaan air perpipaan untuk wilayah Kabupaten Kulon Progo ini, juga sudah merambah produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek merk “airKU”, yang semula menggunakan nama “SEHAT” pada tahun 2012. Air mineral “Airku”  merupakan kependekan dari “Air Kulonprogo” yang juga bisa bermakna air saya – air kita.

Produk ini merupakan salah satu bagian dalam gerakan “Bela dan Beli Kulonprogo” yang digagas oleh Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo. Dalam upaya perluasan pasar, kini juga dilakukan  MoU dengan Perhotelan dengan sistem MAKLON) dan varian produk kemasan Premium (Botol Kaca).

“Hingga kini AMDK Airku terus kita perkuat pasarnya, agar bisa terus menjadi salah satu penopang bisnis ke depan sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Dijelaskan, strategi Bisnis Perumda Air Minum Tirta Binangun dituangkan dalam dokumen Corporate Plan yang merupakan rencana strategi usaha 5 tahunan Perumda. Mencakup aspek teknik dan non teknik  disusun dengan memperhatikan faktor internal dan eksternal perusahaan. Strategi binis ini juga mempertimbangkan prinsip keekonomian yang artinya mempertimbangkan aspek komersial baik dalam bidang usaha air perpipaan maupun usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Berkat kesigapan ini, performa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Binangun Kabupaten Kulon Progo tetap terjaga, dan bisa cepat bangkit menuju pemulihan. Tercatat nilai penjualan atau pendapatan pada tahun 2021 mencapai Rp 35,1 miliar dan tahun 2022 naik menjadi Rp38,2 miliar. Demikian halnya di awal pandemi 2020, performa penjualan tetap bisa dipertahankan.

BACA JUGA:   Tulungagung Pay, Inovasi Teknologi BPR Bank Tulungagung

“Secara umum target kinerja berdasar Perda / penugasan oleh Kepala Daerah bisa tercapai, bahkan laba Perusahaan melebihi dari target yang ada di PERDA No 7 tahun 2020. Selain itu, kami juga terus bisa menambah cakupan pelanggan baru. Antara lain penyertaan modal dari PERDA, dimanfaatkan untuk perluasan cakupan dengan pelaksanaan pemasangan sambungan 1.500 SR secara gratis,” ujarnya.

Tahun 2021, nilai kinerja perusahaan berdasarkan indikator kinerja Kementerian PUPR, sebesar 3,59 dengan kategori “Sehat”. Nilai kinerja tercatat  3,61 tahun 2021, peringkat nasional di posisi 33 dan peringkat di provinsi urutan 2. Jumlah langganan (SL) saat ini 37.279, cakupan layanan teknis 35,06 (%) & Administrasi: 32,88 (%).

Pelayanan air bersih di Kulonprogo di dukung oleh enam IPA atau instalasi pengolahan air.  Masing-masing IPA Clereng, Sermo, Sentolo, Kalibawang, Lendah dan Salamrejo. Sedangkan untuk tingkat NRW sebesar 23,45 % atau di bawah standar toleransi NRW nasional sebesar 25%.

Dikatakan, salah satu tantangan untuk cakupan 100%, terutama kendala utama yakni kondisi topografi. Di mana wilayah Kulon Progo banyak terdapat pegunungan. Karena itu untuk mengejar bagi pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat, juga dilakukan dukungan kerja sama dengan Pamsimas.

Sementara untuk kelancaran dan stabilitas pasokan pelanggan di wilayah yang sudah dilayani, dengan kondisi Geografis wilayah pelayanan yang merupakan dataran rendah dan dataran tinggi, di mana air baku berada di dataran rendah, dilakukan solusi penggunaan teknologi, yakni penggunaan Sistem Booster Pump.

Selain itu, upaya mengelola potensi pendapatan dilakukan dengan usaha penyediaan air di wilayahbaru, baik perumahan dan juga  untuk Bandara Internasional Yogyakarta. Menyikapi hal ini, Perusahaan Umum Air Minum Daerah Tirta Binangun juga sudah bersiap untuk menggarap peluang usaha dari penyediaan air bersih di kawasan bandara ini, di antaranya dengan menawarkan kerja sama dengan investor swasta. “Karena keterbatasan kemampuan keuangan, solusinya dilakukan melalui kerja sama dengan model B to B,” pungkasnya.

Penulis: Ahmad Chury

Tags: Perumdam Tirta BinangunTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

BPR Bulungan ‘Ke Atas Memucuk ke Bawah Mengakar’ dalam Membangun Kabupaten Bulungan

Next Post

Tancap Gas, Dipimpin Dirut Baru Bank Bengkulu Bidik Target Laba 130%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR