TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Genjot Digitalisasi, Layanan BRK Syariah Meningkat Kinerja pun Melesat

Editor
6 March 2023 | 13:17
rubrik: BUMD, Event
Genjot Digitalisasi, Layanan BRK Syariah Meningkat Kinerja pun Melesat

Jakarta, TopBusiness – Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) menggenjot pemanfaatan digitalisasi dalam menjalankan bisnisnya. Latar belakangnya karena kondisi geografisnya yang berupa kepulauan. Hasilnya, selain layanan meningkat, kinerja pun melesat.

“Untuk memudahkan pelayanan kami memanfaatkan teknologi digital. Karena Provinsi Kepulauan Riau dilihat dari sebaran wilayahnya, sebagian besar dikelilingi laut dan daratannya terdiri dari banyak gugusan pulau,” kata Edi Wardana selaku Kepala Divisi Corporate Secretary BRK Syariah, dalam Penjurian TOP BUMD Awards 2023, Selasa, (28/02/2023) secara daring.

TOP BUMD Awards diselenggarakan Majalah TOP Business didukung oleh sejumlah asosiasi, lembaga konsultan dan pakar di bidang manajemen bisnis dan otonomi daerah.  Tema yang diangkat dalam TOP BUMD Awards 2023 adalah “Inovasi dalam Membangun Kinerja Bisnis dan Layanan BUMD”.

Berbagai Digitalisasi BRK Kepri

Kepada dewan juri, Edi mengungkapkan bahwa keberhasilan digitalisasi yang digenjot BRK Syariah terlihat dari jumlah penggunanya yang meningkat setiap tahun. “Layanan BRKS Mobile, di tahun 2022 dengan pengguna berjumlah 119.704, meningkat dari tahun 2021 sebanyak 116.976 pengguna,” tuturnya.

Dalam layanan mobile banking tersebut, lanjutnya, terdapat fitur QRIS Merchant dengan 2.595 pengguna di tahun 2022, meningkat dari tahun 2021 yang berjumlah 1.204 pengguna.

Demikian juga dengan SMS Banking, di tahun 2021 sebanyak 272.911 pengguna meningkat menjadi 280.852 pengguna di tahun 2022.

Digitalisasi menyediakan layanan keuangan juga digenjot bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan lewat Agen Laku Pandai yang tersebar di 2 kota, 5 kabupaten, dan 416 desa di seluruh Provinsi Kepulauan Riau.  

“Penyediaan Akses Keuangan di wilayah terpencil, tahun 2021 ada 746 Agen, meningkat menjadi  817 Agen di tahun 2022,” ujar Edi.

BACA JUGA:   Cashflow Positif, Perumdam Waesai Barru Terus Genjot Kinerja

Tak hanya itu, Edi memaparkan bahwa digitalisasi juga digenjot lewat penambanhan jumlah perangkat. “Jumlah ATM/CRM/CDM juga meningkat dari 337 unit di tahun 2021 menjadi 375 unit di tahun 2022.”

“Untuk mempermudah transaksi pembayaran jumlah EDC Merchant pun ditingkatkan, di tahun 2021 berjumlah 584 unit menjadi 600 unit di tahun 2022,” kata Edi.

Transaksi non tunai digiatkan dengan menggandeng berbagai kalangan mulai dari pemerintah darah dan non pemerintah daerah. “Sampai tahun 2022, aplikasi New Cash Managemet System BRK Syariah, telah dipakai oleh 4.471 Pemda dan 916 Non Pemda seperti BPR,” katanya.

Pulau Penyengat Sebagai Pulau Digital

Edi memaparkan contoh pemanfaatan QRIS untuk mendukung kegiatan wisata di Pulau Penyengat yang ditetapkan sebagai Pulau Digital.

“Pada 9 April 2022 Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad bersama Direktur Utama Bank Riau Kepri (BRK) Andi Buchari secara resmi me-launching Pulau Penyengat Digital dengan QRIS Bank Riau Kepri di Masjid Raya Sultan Riau,” ujarnya.

“Mulai dari membeli tiket kapal laut, membayar tiket masuk daerah wisata, hingga membeli berbagai produk UMKM yang ada di Pulau Penyengat dilakukan menggunakan QRIS Bank Riau Kepri,” Edi menerangkan.

Dalam memberikan layanan, BRK Syariah juga menghadirkan Chatbot lewat WhatsApp bernama Laila di nomor 08117575470.

Kinerja Bank

Menurut Edi, pemanfaatan berbagai saluran digital tersebut ikut mendongkrak kinerja keuangan BRK Syariah.

“Kinerja keuangan yang belum diaudit, hingga akhir tahun 2022 secara yoy dari tahun 2021, aset BRK Syariah sebesar Rp31,50 triliun meningkat 2,36%, DPK Rp26,97 triliun meningkat 5,01%, Pembiayaaan mencapai Rp19,60 triliun meningkat 3,67%, dengan meraih laba sebesar Rp524 miliar meningkat 1,70%, dan NPF/L 2,57% menurun 0,25%,” jelasnya.

BACA JUGA:   Kemendagri Dorong Inovasi Layanan BUMD di Tengah Pandemi

“Modal inti meningkat 8,28% menjadi Rp3,26 triliun, Kewajiban Penyediaan Modal Minimum meningkat 1,30% menjadi 22,37%,” imbuh Edi.

Demikian juga dengan penyaluran pembiayaan/kredit kepada masyarakat di pedesaan sebagai dukungan modal usaha dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat. “Tahun 2022, BRK Syariah menyalurkan Rp1.048.115.000.000,- dan tahun 2023 diproyeksikan meningkat menjadi Rp1.250.000.000.000,-,” ungkap Edi.

Sementara, penyaluran kredit lewat Pembiayaan Aneka Guna sepanjang tahun 2022 mencapai Rp14.167.000.000.000,- meningkat dari tahun 2021 sebesar Rp9.437.000.000.000,-.

BRK Syariah awalnya ada BPD Kepulauan Riau yang berdiri pada 1 April 1966 dan beroperasi sebagai Bank Umum Syariah pada tanggal 22 Agustus 2022

Saat ini, memiliki layanan jaringan operasional 1 Kantor Pusat (Menara Dang Merdu BRK Syariah); 174 Kantor Layanan (21 KC, 42 KCP, 40 Kedai, 55 Kantor Kas, 14 Payment Point, 2 Butik); dan 16 Mobil Kas Keliling (Otobanking).

Bertindak sebagai Dewan Juri TOP BUMD Awards 2023 Kusuma Prabadari dari Dwika Consulting; Thendri Supriatno dari CFCD; Hakim Al Hadhy dari Lembaga Kajian Nawacita; dan Subandi dari DBC Consulting.

Penulis: Teguh IS.

Tags: Bank Riau Kepri SyariahTOP BUMD Awards 2023
Previous Post

Amman Bangun PLTGU 450 MW

Next Post

Gelar Program TJSL, BTN Gandeng Relawan Bakti BUMN Tekan Stunting di NTT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR