TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Amman Bangun PLTGU 450 MW

Albarsyah
6 March 2023 | 13:00
rubrik: Business Info
Medco Catatkan Pertumbuhan dan Akuisisi Perusahaan Australia

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Anak usaha PT Medco Energy Internasional Tbk. (MEDC), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) mulai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) berkapasitas 450 MW. Fasilitas ini bertujuan menopang berkembangnya kegiatan operasional AMMAN, yang terdiri atas penambangan, pengolahan, hingga operasional smelter yang saat ini sedang dibangun.

AMMAN mengoperasikan tambang Batu Hijau, salah satu tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia. PLTGU ini akan menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dengan kapasitas 120 MW, yang saat ini menyuplai listrik untuk operasional AMMAN. PLTGU AMMAN ini dirancang dengan konfigurasi dua blok, yang terdiri atas tiga generator turbin gas, tiga generator uap pemulihan panas dan satu turbin uap. Efisiensi termal PLTGU ini akan menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara untuk pembangkit listrik industri.

Dokumen Sedang Ditelaah Presiden Direktur AMMAN Rachmat Makkasau menerangkan AMMAN menggunakan turbin gas paling efisien serta teknologi mutakhir untuk low-NOx burner, demi memastikan perusahaan kami mematuhi pedoman emisi lingkungan yang paling ketat, seperti standar Eropa atau World Bank.

“Melalui inisiatif ini, AMMAN akan menjadi salah satu perusahaan pertama di Nusa Tenggara Barat yang melakukan transisi ke energi yang lebih bersih dengan emisi karbon yang lebih rendah,” jelasnya dalam keterangan, kepada Top Business.

Merujuk laporan yang dirilis oleh International Energy Agency (IEA) pada 2019 bertajuk The Role of Gas in Today’s Energy Transitions, gas rata-rata menghasilkan emisi 33 persen lebih sedikit daripada batu bara per unit panas yang digunakan di industri dan bangunan serta, emisi 50 persen lebih sedikit daripada batu bara per unit listrik yang dihasilkan.

BACA JUGA:   Bisnis Barunya Wika Ancam Turunnya Peringkat Perusahaannya

Sebelumnya, pada Juni 2022 lalu AMMAN telah mulai mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Indonesia saat ini untuk operasional pertambangan, dengan kapasitas 26,8 Megawatt peak. Transformasi menuju energi bersih ini dilakukan sebagai bagian dari praktik
pertambangan yang baik atau good mining practice. “Melalui investasi di pembangkit listrik energi bersih, kami berharap industri pertambangan turut mengambil bagian dalam menahan laju perubahan iklim, serta ancaman terhadap keanekaragaman hayati, sembari mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Rachmat.

Tembaga merupakan salah satu komoditas paling penting untuk transisi dunia menuju energi hijau. Untuk menciptakan kehidupan dunia yang lebih baik dan berkelanjutan, pelaku industri pertambangan yang merupakan hulu dari rantai pasokan perlu memastikan bahwa aktivitas
operasionalnya dilakukan dengan standar keberlanjutan yang tinggi.

Foto: Istimewa

Previous Post

GeoDipa Dukung Pengembangan Teknologi Geothermal De-Risking

Next Post

Genjot Digitalisasi, Layanan BRK Syariah Meningkat Kinerja pun Melesat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR