Jakarta-Thebusinessnews. Pelaku pasar modal tengah menunggu persetujuan Otoritas Jasa Keungan ( OJK) terkait usulan penambahan jumlah saham saham yang dapat di fasilitasi dengan transaksi marjin. Sebab hal itu akan meningkatkan transaksi pasar modal
Seperti disampaikan Direktur PT Relience Securities Tbk (RELI),Anak Agung Gde Arminta Kameswara.” Kalau relaksasi marjin disetujui akan meningkatkan transaksi itu yang di tunggu.” Ujar dia di Jakarta, Kamis(28/4/2016).
Ia mencontohkan pada RELI sendiri sebagai ‘brokers’ saat ini nilai transaksi marjin porsinya mencapai 10 persen dari total transaksi harian sebesar Rp 70 miliar hingga Rp 80 miliar. ” Jika jumlah sahamnya ditambah maka kami perkirakan transaksi marjin akan naik menjadi 30 persen dari total transaksi.” Ujar dia.
Seperti diketahui PT Bursa Efek Indonesia ( BEI) tengah meminta persetujuan kepada OJK untuk penambahan jumlah saham yang dapat di transaksikan dengan fasilitas marjin. Terdapat dua usulanya, pertama brokers akan dibagi dua kelompok, pertama brokers dengan MKBD ( Modal Kerja Bersih Disesuaikan ) di atas Rp 250 miliar dapat memfasilitasi transaksi marjin terhadap 150 saham dan brokeřs dengan MKBD dibawah Rp 250 miliar hanya dapat melakukan transaksi marjin terhadap 50 saham.
Sedangkan usulan kedua, membagi brokers menjadi tiga kelompok, pertama brokers dengan MKBD diatas Rp 250 miliar dapat melakukan transaksi marjin terhadap 150 saham, Broker dengan MKBD diatas Rp 50 miliar dan dibawah Rp 250 miliar dapat memfasilitasi transaksi marjin terhadap 50 saham dan brokers dengan MKBD dibawah Rp 50 tidak diperkenankan melakukan transaksi marjin .(az)