Jakarta-Thebusinessnews. PT BPD Jawa Barat Banten Tbk ( BJBR) terus berupaya menurunkan ratio kredit bermasalah di segmen mikro, salah satunya dengan mengkaji ulang keberadaan unit layanan mikro ‘ Warung BJB’.
Direktur Utama BJBR, Ahmad Irfan mengatakan pihaknya akan terus mengevaluasi keberadaan Warung BJB dan akan menganti namanya menjadi BJB Sahabat Usaha.”sebenar juga jumlahnya telah turun dari 486 unit pada kuartal I 2015 menjadi 438 unit atau berkurang 48 unit .” Ujar dia di Jakarta, Kamis(28/4/2016).
Ia melanjutkan BJB Sahabat Usaha nantinya tidak hanya berfungsi menyalurkan kredit mikro,namum juga menarik dana .” Pokoknya akan kita optimalkan keberadaanya.” Terang dia.
Hal itu kata dia sejalan dengan upaya BJBR untuk menekan ratio kredit bermasalah di segmen Mikro, pada kuartal I 2016 NPL mikro 21 persen, ratio itu telah turun 4,5 persen dari periode yang sama tahun 2015 sebesar 25,5 persen.
Sementara portofolio kredit mikro turun 23,3 persen menjadi Rp 3,2 triliun. Dan mencatatkan jumnlah nasabah 45,068 .(az)