Jakarta, TopBusiness – Sebagai Badan Usaha Milik Negara, PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field memiliki komitmen tinggi terkait isu pembangunan berkelanjutan, terutama aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field telah melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat secara tersistem baik dari perencanaan sampai monitoring evaluasi dengan mengikutsertakan masyarakat langsung sebagai pelaksana program.
“Program pemberdayaan bersifat komprehensif baik dari segi sosial, ekonomi, dan lingkungan sehingga bisa tercapai kesejahteraan baik dari hulu sampai hilir sesuai yang tertuang dalam visi misi perusahaan,” terang Lutfi selaku Officer Comm Relation & CID PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field saat mengikuti sesi penjurian TOP CSR Awards 2023 secara online oleh Majalah Top Business, Rabu 29 Maret 2023.
Lutfi menambahkan, PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field berkomitmen untuk berdampingan dengan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan berdasarkan potensi sehingga terwujud pemberdayaan masyarakat yang sesuai kebutuhan dan berkelanjutan. Salah satu program CSR unggulan PT Pertamina EP Zona 7 Subang Field yaitu Jejak Setapak atau singkatan dari Jerih Kerja Karawang, Semangat Petani Sehat Ketahanan Pangan Meningkat.
“Program pertanian organik menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam menjaga stabilitas persediaan padi dan meningkatkan kondisi tanah dari efek samping bahan kimia. Program Jejak Setapak meningkatkan kesejahteraan petani serta taraf kesehatan dari produk yang ramah lingkungan,” kata Lutfi.
Ya, Jejak Setapak merupakan program yang berfokus terhadap peningkatan kualitas padi sehat, peningkatan kesuburan tanah, sekaligus meningkatkan taraf kesehatan petani. Pertanian organik dapat menghasilkan padi sehat dan ramah lingkungan, menjadi bagian dari kegiatan yang ditargetkan untuk para petani.
“Pengetahuan tentang budidaya padi sehat yang diajarkan kepada para petani diharapkan mampu diaplikasikan dan bisa mengurangi biaya produksi untuk pembelian pupuk dan pestisida kimia yang semakin mahal. Penerima manfaat utama diharapkan mampu berbagi ilmu yang telah didapat kepada petani lain. Perluasan pengetahuan tersebut membawa dampak positif untuk menjaga kerusakan lingkungan baik sawah maupun air secara luas,” jelas Lutfi.
Program ini mendukung SDGs tujuan 2 yaitu Tanpa Kelaparan. Program ini juga menjalin sinergitas antar stakeholder baik masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan. Masyarakat mendapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan, perusahaan dapat menjalin relasi yang baik dengan lingkungan sekitar, serta program kerja pemerintah tercapai.
Penulis: Miroji
