Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG bisa menguat.
Daily Research Report oleh Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan Didorong Sentimen Global, IHSG Bisa Menguat.
Saham AS ditutup menguat pada Kamis (4/6). Dow Jones +0,01%, S&P 500 0,36%, dan Nasdaq 0,76%. Pasar menunggu data inflasi AS dan pencarian Fed untuk petunjuk tentang jalur suku bunga jangka pendek. Pada hari Selasa, IMF menerbitkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global yang diperbarui. Investor juga akan mendapatkan pembaruan tentang panggilan pendapatan kuartal pertama.
Pasar komoditas bergerak sideways pada Kamis (04/06). Minyak WTI 0,25% menjadi USD 80,9/bbl, Brent +0,32% menjadi USD 80,7/bbl, harga batu bara -2,15% menjadi USD 193,75/ton, nikel +2,17% menjadi USD 23,073 dan CPO -1,09% menjadi MYR 3.824. Harga emas terpantau melemah -0.43% ke level USD 2.026/toz).
Bursa Asia bergerak sideways pada Jumat (06/04) kemarin. Kospi +1,27%, Nikkei -1,22%, Hang Seng +0,28%, dan Shanghai +0,49%. IHSG ditutup -0,69% ke level 6.792,8. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga melemah -0,22% ke level 210,9. Pada Jumat lalu, investor asing mencatatkan total net buy sebesar Rp 646,8 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp656,2 miliar, dan di pasar negosiasi asing mencatatkan net sell sebesar Rp9,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BBRI (Rp 305,6 miliar), TLKM (Rp 258,8 miliar), dan BBCA (Rp 141,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh GOTO (Rp 162,2 miliar), ASII (Rp 115,6 miliar), dan UNTR (Rp 41,8 miliar). Selain itu, sektor unggulan pada Jumat (17/03) adalah sektor IDXFIN, sedangkan sektor top loser datang dari IDXTECH. Top leading movers emiten adalah TLKM, BBCA, BBRI, sedangkan top lagging mover emiten adalah GOTO, AMRT, dan BMRI.
Pasar Asia dibuka lebih tinggi hari ini, Nikkei naik 0,7% dan KOSPI +1,27%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat hari ini sejalan dengan sentimen mixed dari pergerakan pasar global dan regional,” demikian tertulis.
