Jakarta, TopBusiness—Aktivitas penjualan kondominium di Jakarta belum pulih secara menyeluruh. Namun penyerapan terlihat di kelas menengah dengan harga di bawah Rp3 miliar.
“Hal itu mengingat keterjangkauan merupakan salah satu faktor utama yang dipertimbangkan oleh pembeli khususnya end user,” kata Head of Advisory JLL Indonesia, Vivin Harsanto, di Jakarta (12/4/2023).
Persaingan dapat dikatakan tidak bertambah secara signifikan ditandai dengan tidak adanya peluncuran proyek baru di triwulan pertama 2023. Hal ini dioptimalisasi oleh pengembang melalui kerja sama dengan operator-operator properti virtual untuk mengelola penggunaan unit.
Pengembang juga melakukan beberapa upaya untuk menarik pembeli antara lain melalui fleksibilitas penggabungan unit, penambahan mezanin, atau penawaran bonus-bonus; voucher belanja, unit semi-furnished atau bebas biaya service charge.
“Proyek-proyek yang menunjukkan komitmen konstruksi cenderung lebih diminati calon pembeli baik end-user maupun investor, sebagai indikasi kepercayaan pasar terhadap reputasi pengembang,” kata dia.
