Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG berpotensi mengalami penurunan relatif terbatas, dari candle inside day & bertahan di atas 6.735 pada Selasa (9/5). Trend bearish, selama di bawah 6.815. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.815), meski di bawah 6.933 (200 day MA).
Indikator MACD netral, Stochastic mendekati oversold, candle inside day. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.815, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.733/6.644. Jika closed di atas 6.815, peluang menuju 6.851/6.971. Range breakout berada di 6.733 – 6.972.
“Level resistance berada 6.807/6.851/6.891/6.920 dengan support 6.756/6.733/6.703/6.643 perkiraan range di 6.720 – 6.820,” terang Head of Technical Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar, Selasa (9/5/2023).
Kemarin (8/5) hampir semua indeks bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami penguatan mengikuti sentimen positif dari bursa AS pada Jumat sebelumnya. Bursa yang mencatat kenaikan signifikan di antaranya adalah SSE Composite Index dan S&P/ASX 200.
Di sisi lain Nikkei terkoreksi. Risalah dari pertemuan kebijakan moneter Jepang pada bulan Maret menunjukkan bahwa anggota dewan khawatir mengenai percepatan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan. Cadangan devisa Indonesia pada April 2023 sejumlah USD 144,2 miliar. Hari ini China akan mengumumkan neraca perdagangan April 2023.
Dari Amerika Serikat (AS), kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,17%, sementara di sisi lain indeks S&P 500 menguat sebesar 0,05%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang naik sebesar 0,18%. Investor menanti data inflasi yang akan rilis besok.
Saham PacWest menguat, begitu juga dengan beberapa bank besar seperti Wells Fargo dan JPMorgan Chase. Hampir semua bursa Eropa ditutup menguat. FTSE 100 dan CAC 40 masing-masing naik 0,98% dan 0,11%, namun DAX Performance Index terkoreksi 0,05%.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Selasa (9/5):
1. PT Astra International Tbk (ASII)
Resist: 6.175/6.300/6.500/6.775. Support: 6.050/5.900/5.825/5.650. Rekomendasi: BUY 6.075-6.125 target 6.300/6.450 stop loss below 5.800.
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
Resist: 2.100/2.130/2.160/2.210. Support: 2.040/2.010/1.960/1.920. Rekomendasi: BUY IF BREAK 2.070 target 2.130/2.160 stop loss below 2.010.
3. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)
Resist: 460/470/480/495. Support: 432/416/395/370. Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 470/480 stop loss di bawah 432.
4. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON)
Resist: 505/525/545/565. Support: 490/478/464/458. Rekomendasi: BUY 490-494 target 505-525 stop loss di bawah 478.
5. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
Resist: 2.900/2.950/3.000/3.070. Support: 2 2.830/2.780/2.720/2.650. Rekomendasi: AKUMULASI BUY target 2.950/2.970 stop loss di bawah 2.780.
6. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)
Resist: 2.730/2.770/2.810/2.860. Support: 2.670/2.620/2.570/2.500. Rekomendasi: RADING BUY target 2.770/2.800 stop loss di bawah 2.620.
