Jakarta, TopBusiness – PT PLN Nusantara Power Unit Pelaksana Pembangkitan Tarahan atau PLN Nusantara Power UPK Tarahan mempunyai program tanggung-jawab sosial (CSR) yang selaras dengan visi dan misi perusahaan.
Saat memberikan penjelasan materi presentasi berjudul Sinergi Bersama untuk Mewujudkan Transformasi Energi, Manager PLN Nusantara Power UPK Tarahan, Yuli Tri Setyono, menyinggung latar belakang pihaknya menjalankan program-program CSR, lantaran terpusat pada visi-misi perusahaan.
“Ini adalah visi dan misi perusahaan di-deployed hingga ke level unit. Visinya adalah menjadi perusahaan terdepan dan terpercaya dalam bisnis energi berkelanjutan di Asia Tenggara,” kata Yuli, di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2023 yang berlangsung dalam jaringan melalui aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Rabu (17/05/2023).
Lanjut dirinya mengatakan soal misi. Pertama, menjalankan bisnis energi yang inovatif dan kolaboratif, tumbuh dan berkelanjutan, serta berwawasan lingkungan. “Berikutnya adalah menjaga tingkat kinerja tertinggi untuk memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Terus, menarik minat dan mengembangkan talenta terbaik serta menjalankan organisasi yang agile dan adaptif,” ungkap dia.
Dalam konteks untuk menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR), perusahaan menekankan dan selalu mengacu pada visi dan misi perusahaan, sekalian menjadi inspirasi dalam melaksanakan kegiatan bisnis secara berkelanjutan.
“Kami sampaikan visi dan misi. Karena inilah yang menginspirasi kami, day by day dalam mengelola organisasi ini agar berkesinambungan dan sesuai dengan harapan stakeholder. Stakeholder kami, di samping internal organisasi perusahaan. Juga, ada yang sifatnya di luar lingkungan. Harapan kami, bisnis pembangkitan yang ada di Tarahan ini bisa berjalan sustaint dan berbarengan dengan kegiatan-kegiatan yang ada di sekitar stakeholder,” papar Yuli.
Kegiatan CSR pada gilirannya diharapkan dapat memicu dalam hal meningkatkan kinerja bisnis dengan melalui pelaksanaan pengelolaan tata kelola perusahaan yang baik (GCG). “Ini gambaran strategi yang ada di tempat kami, berkaitan dengan kebijakan dan strategi CSR. Setelah kita potret dari tahun 2020, 2021, dan 2022,” kata Yuli.
Dikatakan dia, tiap tahun diberikan target untuk mencapai scoring GCG dan hasilnya pun melampaui target. “Dari target perusahaan kepada kami, ini tahun ke tahun selalu tercapai dan melebihi dari yang ditargetkan, terkait dengan aspek komitmen terhadap penerapan tata kelola secara berkelanjutan, terus terkait dengan aspek pemegang saham, dewan komisaris, direksi dan pengungkapan informasi dan transparansi serta sampai dengan aspek lainnya. Dari tahun 2020 sampai dengan 2022, Alhamdulillah skor GCG dari perusahaan kami selalu melebihi dari targetnya yang dirilis oleh BPKP maupun yang tahun 2021 adalah internal PLN Nusantara Power,” ungkapnya.
Perusahaan mencatat scoring GCG terhitung berturut-turut mulai dari tahun 2020, 2021, dan 2022. Perusahaan menargetkan skor GCG mencapai masing-masing 94,95 di tahun 2020, diikuti 95,56 (2021) dan 95,06 (2022). Pada akhirnya, perusahaan mampu mencetak skor melebihi dari target. Tercatat, tahun 2020 di posisi 95,06, 2021 (95,67) dan 2022 (95,54).
