TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BRI Danareksa Sekuritas Beri PGEO Rating Buy

Albarsyah
15 June 2023 | 11:12
rubrik: Capital Market
Produksi Listrik Geothermal PGE Selama Pandemi Naik 14%

Jakarta, TopBusiness –  PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mendapatkan rating buy dari BRI Danareksa sekuritas dengan target harga di Rp 1.050 per saham. Angka tersebut 20% lebih tinggi dari harga penawaran perdana (IPO) yang dilakukan perusahaan akhir Februari tahun ini sebelum resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.

Lebih lanjut, target tersebut 23% lebih tinggi dari harga terakhir saham PGEO yang pada Selasa (13/6) ditutup di angka Rp 855 per saham.

Dalam risetnya, Analis Danareksa Hasan Barakwan mengungkapkan ada tiga faktor utama yang membuat dirinya optimis PGEO mampu mencapai target tersebut. Pertama adalah posisi PGEO sebagai pemimpin dan merupakan perusahaan geothermal terbesar di RI yang memiliki cadangan terbesar kedua di dunia.

Kedua adalah penambahan kapasitas jumbo 165 MW yang telah masuk pipeline dan akan dituntaskan PGEO di tengah kondisi lokal, regional, dan global yang mulai melakukan transisi ke energi bersih.

“Terakhir adalah komitmen untuk membagikan dividen 50% laba bersih yang merupakan sinyal bahwa perusahaan memiliki keran pendapatan yang stabil. Untuk tahun buku 2022, pemegang saham PGEO menyetujui pembagian dividen senilai US$ 100 juta atau setara 79% laba bersih PGEO yang mencapai US$ 127 juta”, tegasnya kepada TopBusiness.id , Kamis (15/6/2023).

Saat ini PGEO diketahui mengoperasikan 13 wilayah kerja dengan total kapasitas 1.877 MW, yang mana sekitar sepertiga dikelola mandiri dan sisanya dioperasikan bersama lewat kontrak kerjasama operasional.

PGEO akan menyelesaikan penambahan 600 MW kapasitas terpasang dalam 5 tahun ke depan yang akan memantapkan posisinya sebagai perusahaan geothermal terbesar di Indonesia.

Selain itu analis Danareksa juga menambahkan bahwa PGEO yang telah memiliki kontrak jangka panjang yang menguntungkan (take-or-pay) dengan PLN akan menyokong operasional perusahaan dan memberikan aliran kas stabil bagi PGEO.

BACA JUGA:   FestiFund 2021 Semarak oleh Kiat Pakar

Danareksa memproyeksikan dari 2021 hingga 2026 pendapatan PGEO tumbuh dengan CAGR 5,9%. Sementara EBITDA pada periode yang sama tumbuh dengan laju yang lebih cepat atau CAGR 6,6%.

Adapun margin keuntungan PGEO tahun 2023 diprediksi mencapai 41,8% naik dari 33% pada tahun lalu dan rata-rata 3 tahun di 25,5%.

Neraca keuangan PGEO juga diprediksi akan semakin tangguh dan sehat di masa depan ditopang oleh profitabilitas yang lebih tinggi dan pembayaran sebagian utang dari dana perolehan IPO. Lebih lanjut PGEO juga mampu mengumpulkan US$ 400 juta lewat penerbitan green bond untuk menjembatani sebagian fasilitas pinjaman perusahaan.

Danareksa memperkirakan PGEO akan secara stabil mencatatkan kenaikan pendapatan dan laba setiap tahunnya.

Target harga Rp 1.050 per saham memberikan implikasi bahwa harga saham perusahaan diperdagangkan 17,7 kali laba per dasar saham (PE) untuk proyeksi kinerja penuh 2023.

Tags: BRI DanareksaihsgPT Pertamina Geothermal Energy Tbk
Previous Post

J&T Cargo Layani Pengiriman Paket Besar ke Papua

Next Post

Adaro Distribusikan 31.000 Paket Sembako ke 156 Desa di Tujuh Provinsi Wilayah Operasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR