Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG bisa kembali turun.
Penelitian Harian Samuel, Rabu 21 Juni 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan bahwa IHSG Mungkin Akan Menurun Lebih Lanjut Hari Ini.
Bursa AS ditutup melemah pada Selasa (20/6). Dow Jones -0,72%, diikuti S&P 500 0,47%, dan Nasdaq 0,16%. Pasar memulai minggu ini dengan sesi yang agak lambat karena banyak investor percaya reli kuartal kedua telah berjalan terlalu jauh, yang membuat mereka bearish menjelang kesaksian Ketua Fed Jerome Powell akhir pekan ini.
Harga komoditas sebagian besar mengalami penurunan pada Selasa (20/6). Minyak WTI -1,11% menjadi USD 70,5/bbl, menyusul Brent 0,25% menjadi USD 75,9/bbl, tapi batubara +1,31% menjadi USD 134,6/ton, nikel -2,36% menjadi USD 21,976 dan CPO -0,82% menjadi MYR 3.727.
Pasar Asia ditutup sebagian besar lebih rendah pada hari Selasa. Contoh, Kospi -0,18%, Nikkei +0,06%, Hang Seng -1,54%, dan Shanghai -0,47%.
IHSG mengakhiri sesi di 6.660,5 (-0,38%), dengan investor asing membukukan total net sell Rp 410,8 miliar, Rp 285,8 miliar di pasar reguler dan Rp 125 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh BBCA (Rp 103,3 miliar), FILM (Rp 44,9 miliar), dan AMRT (Rp 29,8 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 36,9 miliar), AKRA (Rp 32,9 miliar), dan HRTA (Rp 13,6 miliar). Top leading movers adalah TLKM, BBCA, dan BBRI, sedangkan top lagging movers adalah ASII, MDKA, dan INDF.
Nikkei turun 0,36% pagi ini, dan KOSPI tergelincir 0,18%. “Kami perkirakan IHSG akan turun lebih jauh hari ini, mengingat sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
