TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Menguat

Agus Haryanto
3 July 2023 | 05:57
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (BEI). FOTO: (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi menguat.

Penelitian Harian Samuel, Senin 3 Juli 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan bahwa IHSG Berpotensi Bergerak Menguat.

Pada penutupan Jumat lalu (30/6), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat 0,84%, diikuti S&P 500 1,23%, dan Nasdaq 1,45%. Nasdaq mencatatkan performa terbaik sejak tahun 1983, dan S&P mencatatkan paruh pertama tahun terbaiknya sejak tahun 2019.

Pasar Asia-Pasifik diperkirakan akan dibuka dengan kondisi mixed karena akan dirilisnya berbagai laporan aktivitas manufaktur di seluruh kawasan.

Salah satu laporan yang sangat penting untuk diamati adalah China’s Caixin manufacturing purchasing index yang dijadwalkan akan dirilis hari ini.

Pasar komoditas terpantau menguat pada Jumat (30/6) kemarin, minyak WTI menguat 1,12% ke level USD 70,64/bbl, Brent 0,75% ke level USD 74,9/bbl, harga batubara 2,32% di level USD 149,7/ton, nikel melemah 0,97% ke level USD 20.434 dan CPO menguat 0,75% ke level MYR 3.783. Harga emas terpantau menguat 0,6% ke level USD 1.929/toz.

Bursa Asia bergerak sideways pada Jumat (30/6) kemarin. Kospi menguat 0,56%, Nikkei melemah 0,14%, Hang Seng 0,09%, dan Shanghai menguat 0,62%.

IHSG tutup sejak Rabu, dan pada penutupan terakhir Selasa (27/6), IHSG ditutup melemah 0,04% ke level 6.661,9. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga melemah 0,34% ke level 198,9. Investor asing pada Selasa kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 77,7 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 174,4 miliar, dan pasar negosiasi mencatatkan net sell asing sebesar Rp 96,7 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BMRI (Rp 121,8 miliar), BBRI (Rp 97,4 miliar), dan ICBP (Rp 73,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh MDKA (Rp 323 miliar), SMGR (Rp 23,3 miliar), dan ASII (Rp 22 miliar). Selain itu, top sector gainer adalah sektor IDXFIN, sementara yang menjadi top sektor loser datang dari IDXENER. Top leading movers emiten adalah BMRI, MEGA, BBCA, sementara top lagging movers emiten adalah BYAN, GOTO, PTBA.

BACA JUGA:   Kuartal I Positif, BSDE Optimis Marketing Sales Rp7,2 T Tercapai

Pagi ini Nikkei menguat 1,18% dan KOSPI 0,71%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Disepakati RUPST, Pemegang Saham BEER bakal Diguyur Dividen Senilai Ini

Next Post

Kapasitas Produksi Naik 5 Kali Lipat, SBMA Sebut Ada Efisiensi hingga 60 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR