Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG bisa naik hari ini.
Penelitian Harian Samuel, Selasa, 11 Juli 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan bahwa IHSG Bisa Naik Hari Ini.
Saham AS ditutup menguat pada Senin (7/10). Dow Jones +0,62%, diikuti S&P 500 0,24%, dan Nasdaq 0,18%. Pasar memulai minggu yang sibuk (yang akan menampilkan data CPI dan PPI untuk bulan Juni, serta awal musim pendapatan 2Q23) dengan kuat, didorong oleh optimisme bahwa tingkat inflasi mungkin lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.
Pasar komoditas bergerak sideways pada hari Senin. Minyak WTI -0,73% menjadi USD 73,12/bbl, menyusul Brent 0,4% menjadi USD 78/bbl, batubara 1,18% menjadi USD 138/ton, nikel ditutup pada USD 20.961,5 dan CPO +2,35% menjadi MYR 3.923. Emas -0,73% menjadi USD 1.930/toz.
Pasar Asia ditutup beragam pada hari Senin. Kospi -0,24%, Nikkei berkurang 0,61%, Hang Seng +0,62%, dan Shanghai +0,22%. IHSG mengakhiri hari perdagangan di 6.731 (+0,22%), dengan investor asing membukukan pembelian bersih keseluruhan sebesar Rp 168,3 miliar; Rp 223,6 miliar di pasar reguler, dan Rp -55,3 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 121,8 miliar), diikuti oleh BBCA (Rp 40,3 miliar), dan GGRM (Rp 33,2 miliar). Outflow asing terbesar di pasar reguler dicatat oleh NCKL (Rp -14,2 miliar), diikuti oleh SMGR (Rp -12,6 miliar), dan INDF (Rp -12,4 miliar). Top leading mover adalah BYAN, BBRI, BMRI, sedangkan top lagging mover adalah ASII, TLKM, MEGA.
Nikkei (+0,7%) dan KOSPI (+0,65%) dibuka lebih tinggi pagi ini. “Kami perkirakan IHSG akan bergerak naik hari ini, mengingat sentimen positif dari pasar global dan regional,” demikian tertulis.
