Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank NTT memasang target pertumbuhan kredit sepanjang 2016 sebesar 16%. Untuk mendukung upaya itu direncanakan akan menerbitkan surat utang senilai Rp 1,5 triliun.
Menurut Direktur Utama Bank NTT, Daniel Tagu Dedo bahwa ekspansi kredit juga diarahkan ke sektor energi seperti pembangkit listrik mini hydro.”Kami akan perbesar porsi kredit infrastruktur terutama untuk ketenagalistrikan,” terang dia di Jakarta,Senin(23/5/2016).
Ia menjelaskan untuk mendukung laju itu pihaknya akan segera menerbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar dan Rp 1 triliiundalam bentuk MTN( medium term note).
Namum ia mengaku hingga kini belum menunjukan penjamin emisinya. Sebab masih menunggu persetujuan penerbitan surat utang oleh pemegang saham.” Kami harus RUPS dulu untuk detailnya,” ujar dia.
Disamping itu kata dia, dalam RUPS yang akan segera dilaksanakan pada Juni Mendatang juga akan meminta persetujuan penyertaan modal tambahan sebesar Rp 2 triliun.” Kami ingin menambah modal menjadi Rp 3 triliun dari saat ini Rp 1 triliun,” tutup dia. (Az)