Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi menyamping
Penelitian Harian Samuel, Senin, 24 Juli 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Samping.
Pada penutupan Jumat (21/7) lalu, pasar AS bergerak sideways. Dow Jones menguat 0,01%, S&P 500 +0,03%, dan Nasdaq melemah 0,22%. Pasar AS bergerak sideways pada Jumat lalu, tetapi Dow mencatatkan kenaikan selama sepuluh hari berturut-turut, sejak Agustus 2017.
Pasar Asia-Pasifik diprediksi akan dibuka sideways, menyusul rentetan data ekonomi dari berbagai wilayah, termasuk data inflasi dari Malaysia dan Singapura.
Pasar komoditi terpantau menyamping pada Jumat (21/7) kemarin. Minyak WTI menguat 1,9% ke level USD 77,07/bbl, Brent +1,8% ke level USD 81,1/bbl, harga batubara +1,3% di level USD 141,75/ton, nikel melemah 2,36% ke level USD 20.830 dan CPO -0,1% ke level MYR 4.043. Harga emas terpantau -0,3% ke level USD 2.005/toz.
Bursa Asia bergerak sideways pada Jumat (21/7) kemarin. Kospi menguat 0,37%, Nikkei melemah 0,57%, Hang Seng menguat 0,78%, dan Shanghai melemah 0,06%.
IHSG ditutup menguat 0,24% ke level 6.880,8. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga ikut menguat 0,34% ke level 207,2. Investor asing pada Jumat kemarin mencatatkan keseluruhan net buy Rp 2,9 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 181,1 miliar, dan negosiasi pasar mencatatkan net buy asing Rp 184 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BMRI (Rp 136 miliar), KLBF (Rp 23,7 miliar), dan CPIN (Rp 18,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh ASII (Rp 69,9 miliar), BBCA (Rp 58,8 miliar), dan ADRO (Rp 57,6 miliar). Selain itu, top sector gainer adalah sektor IDXTRANS, sementara yang menjadi pecundang sektor teratas datang dari IDXTECH. Top leading movers emiten adalah AMRT, BMRI, SMGR, sementara top lagging movers emiten adalah ASII, GOTO, BUKA.
Pagi ini Nikkei menguat 0,95% dan KOSPI melemah 0,41%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi sideways pada hari ini, seiring dengan beragamnya sentimen dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” demikian tertulis.
