TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berikut, 20 Saham yang Direkomendasi untuk Minggu Ini

Achmad Adhito
24 July 2023 | 13:21
rubrik: Capital Market
Saham-Waran Ini Distop untuk Cooling Down

Ilustrasi Bursa Saham/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada pekan lalu yakni sebesar 0,2% tertopang sektor energi yang menguat sebesar 2%, konsumer non-primer 1,2% dan properti-real estat sebesar 1,1%. Sementara itu sektor yang memperberat laju IHSG yakni sektor teknologi yang melemah -2,7%, sektor kesehatan -0,8% dan perindustrian -0.7%.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Mino, hari ini dalam riset terbaru yang diterima Majalah TopBusiness, menjelaskan ada sentimen positif pada minggu lalu yang memacu laju IHSG. Mulai dari surplus neraca perdangangan Juni yang lebih besar dari konsensus, musim laporan keuangan 2Q23 di Amerika, kenaikan beberapa harga komoditas dan berlanjutnya aksi beli investor asing.

Ia menambahkan bahwa sentimen negatif pada minggu lalu yang memerberat laju IHSG, yakni ada aksi ambil untung, antisipasi menjelang rapat Bank Sentral dan mengecewakannya laporan keuangan dan prospek saham sektor teknologi di Wall Street.

Berbicara terkait prospek market pada minggu ini, Mino menjelaskan ada sejumlah sentimen yang wajib diperhatikan para trader, yakni dari domestik ada sentimen suku bunga acuan, di mana terus turunnya angka inflasi dan relatif stabilnya nilai tukar Rupiah diprediksi akan membuat Bank Indonesia akan kembali memertahankan suku bunga acuan di level 5.75% pada RDG 25 Juli nanti.

Sentimen domestik yang kedua yang patut dicermati pada minggu ini yakni terkait pertumbuhan kredit perbankan, di mana investor akan menunggu data pertumbuhan kredit perbankan untuk bulan Juni 2023.

Pada Mei lalu, penyaluran kredit perbankan tumbuh 9.39% yoy (year on year), lebih tinggi dari bulan sebelumnya 8.08%.

Sementara itu sentimen eksternal yang wajib diperhatikan yakni terkait Fed Fund Rate, di mana pada pertemuan 26 Juli nanti The Fed diprediksi akan menaikan Fed Fund Rate sebesar 25 bps menjadi 5.50%. “Meskipun diprediksi naik, namun pasar menilai langkah The Fed untuk menaikkan Fed Fund Rate untuk mencapai angka inflasi di kisaran 2% akan segera berakhir,” terang Mino.

BACA JUGA:   Chandra Asri Akuisisi Shell Energy and Chemicals Park

Selanjutnya, sentimen eksternal terkait berlanjutnya musim laporan keuangan emiten di AS wajib dicermati, di mana perusahaan-perusahaan S&P500 telah mulai melaporkan kinerja keuangannya di 2Q23 pada minggu lalu, dengan catatan 74%-nya berhasil melampaui ekspektasi.

“Hal ini memunculkan optimisme bahwa ekonomi Amerika hanya akan mengalami soft-landing, bukan hard landing. Apalagi, sebelumnya berdasarkan konsensus dari Refinitiv laba bersih perusahaan-perusahaan S&P 500 akan mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 8.7% di kuartal kedua tahun ini,” terang Mino.

Berkaca pada 4 sentimen dari domestik dan eksternal tersebut Indo Premier Sekuritas merekomendasikan buy 20 saham untuk trading pada minggu ini hingga 28 Juli 2023, yakni pada saham BRIS (Support: 1.650, Resistance: 1.820), BTPS (Support: 2.040, Resistance: 2.400), SMRA (Support: 650, Resistance: 710), ASRI (Support: 179, Resistance: 195), APLN (Support: 138, Resistance: 150), ASII (Support: 6.675, Resistance: 6.950).


Kemudian, MYOR (Support: 2.560, Resistance: 2.720), AALI (Support: 7.475, Resistance: 8.050), DSNG (Support: 535, Resistance: 625), LSIP (Support: 1.015, Resistance: 1.100), EXCL (Support: 1.940, Resistance: 2.200), ISAT (Support: 8.600, Resistance: 9.500).

Selanjutnya adalah ANTM (Support: 1.900, Resistance: 2.060), MNCN (Support: 645, Resistance: 720), SCMA (Support: 160, Resistance: 179), SMGR (Support: 6.050, Resistance: 6.750), INTP (Support: 9.775, Resistance: 10.400), SMCB (Support: 1.275, Resistance: 1.450), MAPI (Support: 1.660, Resistance: 1.860) dan RALS (Support: 570, Resistance: 600).

Tags: Indo premier sekuritasminorekomendasi saham
Previous Post

DTI-CX 2023: Mengakselerasi Transformasi Digital Indonesia Melalui Inovasi dan Kolaborasi

Next Post

APBN 2023 Surplus, Belanja Masih Lambat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR