TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Break Resistance dan Potensi Koreksi Short Term, Saham Ini Dijagokan BNI Sekuritas

Busthomi
27 July 2023 | 10:12
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – IHSG ditutup naik 0,44% ditopang oleh net buy asing 717.37 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, UNTR dan ASII.

“IHSG akan mencoba untuk break resistance kuat di 6950. Tapi selama belum berhasil break level tersebut, ada potensi minor koreksi short term. Level resistance berada 6900-6920 dengan support 6980-7020,” ujar Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Kamis (27/7/2023).

Bursa Asia Pasifik Variatif

Kemarin bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat pergerakan yang beragam. Hang Seng dan Nikkei terkoreksi, sementara IHSG dan STI Index menguat. Investor menanti keputusan Federal Reserve pada hari Rabu (waktu AS) yang diperkirakan menaikkan suku bunga 25 bps.

Australia menyampaikan inflasi sebesar 6% YoY pada 2Q23, di bawah ekspektasi. Hari ini Hong Kong akan memutuskan suku bunga, posisi saat ini di level 5,5%.

Wall Street juga Variatif

Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,23%, sementara di sisi lain S&P 500 terkoreksi tipis sebesar 0,02%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang melemah sebesar 0,12%.

Dow Jones menguat selama 13 hari berturut-turut, terbaik sejak 1987. Investor memperhatikan kenaikan suku bunga Federal Reserve dan laporan kinerja perusahaan besar.

Federal Reserve menaikkan suku bunga sebesar 25 bps (sesuai perkiraan) ke level tertinggi dalam lebih dari 22 tahun. Saham Alphabet dan Boeing naik, namun saham Microsoft turun.

Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Kamis (27/7):

1. TLKM: Spec Buy

Support di 3850, cutloss jika break di bawah 3800. Jika tidak break di bawah 3800, potensi naik ke 3920-3980 short term.

BACA JUGA:   Indeks Menguat 44,55 Poin

2. GOTO: Spec Buy

Support di 112, cutloss jika break di bawah 107. Jika tidak break di bawah 112, potensi naik ke 116-120 short term.

3. GGRM: Spec Buy

Support di 28000, cutloss jika break di bawah 27350. Jika tidak break di bawah 28000, potensi naik ke 29000-29750 short term.

4. INDF: Spec Buy

Support di 7150, cutloss jika break di bawah 7100. Jika tidak break di bawah 7150, potensi naik ke 7325-7475 short term.

5. CPIN: Spec Buy

Support di 4960, cutloss jika break di bawah 4900. Jika tidak break di bawah 4960, potensi naik ke 5100-5200 short term.

6. BRIS: Spec Buy

Support di 1650, cutloss jika break di bawah 1630. Jika tidak break di bawah 1630, potensi naik ke 1700-1770 short term.

Tags: ihsgpasar modalproyeksi sahamsaham ihsg
Previous Post

Upaya Berkelanjutan Percepatan Energi Surya

Next Post

Astra Life Tanam 6.600 Pohon di Hulu Sungai Ciliwung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR