Jakarta, TopBusiness—Tidak ada pasokan baru ruang properti ritel di Jakarta, selama Januari 2023 hingga Juni 2023. “Selain itu, pasokan baru diperkirakan masih terbatas untuk masa berikutnya,” kata Country Head JLL Indonesia, James Allan, dalam laporan riset pasar properti Q2 2023, yang diterima Majalah TopBusiness (31/7/2023).
Allan mengatakan bahwa, dalam lima tahun mendatang, JLL Indonesia memerkirakan hanya tiga buah mal yang masuk ke pasar. Total jumlah pasokan dari situ diperkirakan pada kisaran 115.000 m2. Adapun total pasokan ruang ritel Jakarta, saat ini, di 3,1 juta m2.
Kurangnya pasokan baru ruang ritel dan rendahnya tingkat hunian, menyebabkan harga sewa tumbuh secara moderat. Untuk mal kelas atas, harga tersebut tumbuh terbatas Q2 2023 kalau dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Harga sewa ruang ritel di mal kelas atas Jakarta di Rp564.618 per m2 di Q2 2023. Angka ini naik 0,52% kalau dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
“Pertumbuhan harga sewa rendah yakni single digit,” Allan mengatakan, “menjadi hal yang lazim untuk ruang ritel di Jakarta.”
Sementara, di Q2 2023, rata-rata tingkat hunian properti ritel Jakarta di sekitar 88%.
