Jakarta, TopBusiness—Ekonomi Indonesia triwulan II 2023 terhadap triwulan II 2022 (YoY/year on year) tumbuh sebesar 5,17 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,28 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,62 persen. Hal-hal tersebut dipaparkan dalam rilis data pertumbuhan ekonomi, dari Badan Pusat Statistik RI (BPS), hari ini.
Dijelaskan pula bahwa ekonomi Indonesia secara spasial pada triwulan II 2023 terlihat menunjukkan penguatan pada beberapa wilayah. Kelompok provinsi di Pulau Jawa menjadi kontributor utama ekonomi nasional dengan peranan sebesar 57,27 persen. Dan mencatat laju pertumbuhan sebesar 5,18 persen (YoY) dibanding triwulan II 2022.
Sementara itu, ekonomi Indonesia semester I 2023 terhadap semester I 2022 tumbuh sebesar 5,11 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 15,59 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,53 persen.
