Jakarta, TopBusiness – Pasar modal masih menjadi daya tarik bagi banyak perusahaan untuk mengerek pendanaan. Salah satunya dari skema penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) yang hingga kini terus berdatangan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Untuk itu, BEI yakin di tahun ini akan kembali memecahkan rekor perusahaan tercatat yang melantai di pasar modal atau melampaui target IPO 2023 yang sebanyak 57 emiten.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan, pada pekan ini saja akan ada 7 emiten lagi perusaahan yang akan menyelenggarakan IPO di papan pengembangan dan papan utama. “Total emiten minggu ini ada 9 termasuk 2 (yang tadi IPO). Mudah-mudahan total perusahaan tercatat tahun ini memecahkan rekor lagi,” ujar Nyoman yakin, saat ditemui di gedung BEI Jakarta, Senin (7/8/2023).
Nyoman mengungkapkan, per tanggal 7 Agustus 2023 sudah ada sebanyak 55 perusahaan tercatat dibandingkan data per 4 Agustus 2023 dengan dana yang yang dihimpun sebesar Rp 47,9 triliun.
Nyoman menyebut, berdasarkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini yang berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 diantaranya, 6 Perusahaan aset skala kecil atay aset dibawah Rp 50 miliar, 22 Perusahaan aset skala menengah atau aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.
Sementara, 10 perusahaan aset skala besar. atau aset diatas Rp 250 miliar dengan rincian 3 perusahaan dari sektor material dasar, 8 perusahaan dari sektor konsumer kritikal, 8 perusahaan dari sektor konsumer non kritikal, 3 perusahaan dari sektor energi.
Selanjutnya, 1 perusahaan dari sektor keuangan, 3 perusahaan dari sektor kesehatan, 2 perusahaan dari sektor industri, 1 perusahaan dari sektor infrastruktur, 4 perusahaan dari sektor properti & real estate, 3 perusahaan dari sektor teknologi, dan 2 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
