Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi bergerak menguat.
Penelitian Harian Samuel, Kamis, 24 Agustus 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Bergerak Menguat.
Pada perdagangan semalam (23/8) bursa AS ditutup menguat. Dow Jones naik 0,54%, diikuti Nasdaq 1,59% dan S&P 1,10%. Kenaikan terjadi karena investor menunggu rilis laporan keuangan kuartalan Nvidia yang diperkirakan meningkat dan juga turunnya yield UST 10Y yang lebih dari 11bps.
Pasar komoditas ditutup mixed. Minyak turun 1,81% ke level USD 78,89/ bbl, emas naik 1,11% ke level USD 1.984,10/toz, nikel +1,48% ke level USD 20.948,50, batu bara -3,34% ke level USD 159,25/ton dan CPO turun 0,88% ke level MYR 3.831.
Dari bursa regional kemarin (23/8) ditutup mayoritas menguat. Nikkei naik 0,48%, Hangseng +0,95% sedangkan Shanghai turun 1,34%.
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup melemah 0,14% ke level 6.921,41 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 584,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 28,6 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 556,3 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 58 miliar), BBRI (Rp 34,6 miliar), dan NSSS (Rp 30,1 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh AMMN (Rp 69,3 miliar), INCO (Rp 45 miliar), dan GOTO (Rp 38 miliar). Top leading movers emiten AMMN, BYAN, MBMA, sementara top lagging movers emiten BMRI, GOTO, KLBF.
Pagi ini bursa regional dibuka menguat. Nikkei naik 0,37%, Kospi +1,04%. “Kami perkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini seiring sentimen bursa global dan regional,” demikian tertulis.
