
Jakarta, businessnews.id — Jumlah investor pasar modal yang telah melakukan login ke fasilitas AKSes (Acuan Kepemilikan sekuritas) masih minim. Mengatasi itu, perlu upaya sinergi antara PT KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia) dengan dunia perbankan, terutama terkait dengan mengakses saldo-dana hingga melakukan transaksi.
Menurut Direktur Utama KSEI, Heri Sunaryadi, hingga saat ini hanya 42.473 atau 13 persen dari total investor yang telah melakukan login ke fasilitas AKSes. Sehingga, angka ini perlu ditingkatkan paling tidak mencapai 15 persen di akhir tahun 2014 mendatang . “Kami harap investor yang login ke Fasilitas AKSes terus meningkat,” kata dia di Jakarta hari ini.
Guna meningkatkan login ke fasilitas AKses, pihaknya mengembangkan Fasilitas AKSes yang terintegrasi dengan fasilitas perbankan seperti fasilitas ATM perbankan.
Sampai saat ini, ada enam bank administrator RDN (Rekening Dana Nasabah) yakni BNI, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank Permata, BCA , dan Bank CIMB Niaga.
Bank Permata telah mengembangkan fasilitas ATM-nya sehingga terintegrasi dengan Fasilitas AKSes . “Kami harapkan fasilitas ATM ini bisa implementasi pada akhir Juni 2014.”
Di samping menggunakan ATM, akses via e-banking dan mobile banking juga diharapkan dapat dikembangkan pada masa yang akan datang. Hal itu diserahkan kepada lima bank yang lain.
“Pengembangan fasilitas terintegrasi itu kan disesuaikan dengan kekuatan banknya masing-masing,” katanya. (ZIZ)