TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Proyek 35 GW, Perburuk Prospek Surat Utang Sewatama

Nurdian Akhmad
21 June 2016 | 19:16
rubrik: Business Info
Jakarta-Thebusinessnews. Pemerintah telah memulai program pembangunan pembangkit listrik hingga 35 GW ( Giga Watt),Rencana itu akan memukul sumber pendapatan perusahan penyewaan genset.
Salah satunya akan dialami PT Sumberdaya Sewatama. Menurut analis PT Pefindo, Haryokuncoro bahwa terdapat faktor faktor yang membatasi peringkat obligasi PT Sumberdaya Sewatama(SSMM).” Kita tahu SSMM mengandalkan pendapatan dari sewa genset kepada PT PLN, Nah saat proyek  35 GW rampung maka bisnis ini akan redup.” Ujar dia di Jakarta, Selasa(21/6/2016).
Walaupun SSMM akan melakukan ekspansi sebagai produsen listrik swasta (IPP/ independent power producer), namum upaya itu,kata Haryo membutuhkan padat modal sehingga struktur permodalan yang semakin agresif dan adanya ketergantungan yang tinggi pada satu pembeli yakni PT PLN.
Untuk itu Pefindo menyematkan outlook negatif dari stabil bagi perusahaan dan obligasi I/2012 yang berperingkat ‘idA’ dan Sukuk Ijarah I/2012 dengan peringkat ‘idA(sy)’. Untuk periode 14 Juni 2016-1 September 2016.
Bahkan menurut Haryo, peringkat dapat turun jika target pendapatan dan upaya meningkatkan marjin keuntungan tidak tercapai.Sehinga dapat melemahkan rasio perlindungan arus kas dan struktur permodalan.
“Peringkat itu juga bisa dibawah tekanan jika tambahan utang melebihi dari yang diproyeksikan.” Ujar dia.
Dimana terjadi pemburukan profil keuangan dengan rasio utang terhadap EBITDA menjadi konsisten di atas 3,5 kali dan rasio FFO terhadap utang konsisten di bawah 15% di triwulan ke depan. (Az)

 

BACA JUGA:   Kembangkan 2 Unit PLTP Berkapasitas 140 MW, SEML Amandemen PJBTL dengan PLN
Previous Post

Kredit Fintech Bank Amar Capai 60 Persen dari Target 2016

Next Post

NPL 3,2 %, Peringkat Surat Utang BMRI Dapat Dikoreksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR