Analis PT Pefindo Danan Dito mengatakan, kenaikan NPL akan menjadi perhatian seriusnya dalam penentuan prospek obligasi subordinasi I – 2009 yang masih beredar senilai Rp 3,5 triliun
“Peringkat obligasi tersebut id AAA baik untuk bank dan obligasinya, ” ujar dia di Jakarta, Selasa (21/6/2016).
Diketahui dari sisi rasio keuangan, rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) perseroan menunjukkan kenaikan per kuartal I – 2016. NPL gross perseroan tercatat sebesar 2,89% atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,81%, sedangkan NPL nett perseroan sebesar 0,85% atau naik dari 0,53%.
Meskipun NPL BMRI terus merangkak naik, sambung dia, Bank Mandiri mendapat dukungan untuk penguatan rating pada dukungan yang kuat dari pemerintah Indonesia.
Ia juga menilai posisi bisnis Bank Mandiri cukup superior dan profitabilitas yang sangat baik termasuk likuiditas yang kuat.
Namun peringkat Bank Mandiri lanjut dia peringkat dapat turun jika ada penurunan dukungan dari pemerintah yang dapat terjadi sebagai akibat dari memburuknya profil kredit BMRI.(az)