Jakarta, TopBusiness–Untuk minggu ini, bursa saham diwarnai sentimen market tertentu. Yakni konfrontasi militer AS secara terbuka dengan Iran.
Analis saham dari Indo Premier Sekuritas (Ipot), Angga Septianus, mengatakan hari ini dalam risetnya bahwa jika eskalasi US-Iran terus meningkat, maka US akan menghadapi konfrontasi militer terbuka dengan Iran. “Hal ini tentu akan berpengaruh pada market minyak dunia mengingat dari 80% suplai OPEC, 6,8% berasal dari Iran,” kata dia.
Sementara itu sentimen eksternal dan internal pada minggu ini yang wajib pula dicermati yakni dari Amerika Serikat ada S&P Global Manufacturing PMI dengan konsensus 50 yang didukung consumer spending dan pasar tenaga kerja yang kuat. Ada pula suku bunga yang diprediksi tetap di 5,5% dan unemployment rate yang diprediksi akan tetap di 3,8% sama seperti pada September lalu.
Adapun sentimen internal dari dalam negeri yakni ekspektasi GDP Growth Rate yang positif didukung output dari mining, manufacturing, retail dan transport yang meningkat, inflasi rate Oktober yang diprediksi meningkat ke 2,6% setelah turun drastis pada September di 2,28% dibandingkan 3,27% di Agustus.
“Inflasi disebabkan oleh kenaikan harga makanan, minuman, dan tembakau terutama beras, gula pasir, dan cabai,” terangnya.
Mengacu kepada pada sejumlah sentimen di atas, Angga merekomendasikan 3 saham untuk trading pada minggu ini hingga 3 November 2023.
Itu yakni Buy ELSA (Support: 412, Resistance: 484), Buy BREN (Support: 4.000, Resistance: 4.200) dan Buy TPIA (Support: 2.700, Resistance: 3.180).
