TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sempat Tertunda, UDNG Resmi Tercatat di BEI dan Gaet Rp50 Miliar dari IPO

Busthomi
31 October 2023 | 10:14
rubrik: Capital Market
Sempat Tertunda, UDNG Resmi Tercatat di BEI dan Gaet Rp50 Miliar dari IPO

Jakarta, TopBusiness – PT Agro Bahari Nusantara Tbk (IDX: UDNG), merupakan salah satu pemain budidaya udang khususnya udang vannamei, akhirnya resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Setelah sempat tertunda beberapa kali, Perseroan akhirnya melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Langkah ini sebagai salah satu aksi nyata UDNG mendukung ekspansi bisnis perusahaan. IPO sendir digelar 23-27 Oktober 2023 lalu.

Berdasarkan informasi yang tertuang dalam Prospektus, Perseroan menawarkan sebanyakbanyaknya 500.000.000 saham Baru atau setara dengan 28,57% dari modal disetor setelah IPO yang ditawarkan pada harga sebesar Rp100,- per saham, dengan target dana yang terkumpul sebesar Rp50 miliar.

Dana hasil IPO tersebut sebagai besar rencananya akan digunakan untuk ekspansi bisnis dengan membangun tambak udang baru melalui perusahaan anak yaitu MBS dalam bentuk penyetoran modal yang kemudian akan digunakan untuk belanja modal guna memenuhi kebutuhan pembangunan tambak baru di daerah Kepulauan Bangka Belitung.

Bersamaan dengan IPO ini, UDNG juga menerbitkan sebanyak 400 juta Waran Seri I dengan rasio setiap pemegang 5 sahuam baru berhak memperoleh 4 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan sebesar Rp105 per saham.

Vincent Lukito, pendiri dan Direktur Utama Perseroan mengatakan bahwa seluruh Pemegang saham Pengendali dan manajemen Perseroan memiliki komitmen tinggi dalam perkembangan usaha Perseroan untuk selalu memaksimalkan profitabilitas dan memberi manfaat kepada seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan Perseroan.

Langkah komitmen tersebut diwujudkan dalam melakukan ekspansi kolam budidaya melalui Perusahaan Anak PT Marina Bahari Sentosa.

“Kami berharap untuk menjunjung tinggi kepercayaan publik yang diberikan kepada kami untuk selalu mengambil keputusan kegiatan usaha yang memberi manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan,” ungkap Vincent Lukito, usai listing di BEI, Jakarta, Selasa (31/10/2023).

BACA JUGA:   Saham Unggulan Analis Indo Premier di Pekan Ini: MEDC, BBRI, PTBA

Ekspansi dan langkah strategis ini bukan hanya merupakan tonggak bersejarah bagi UDNG, namun juga merupakan langkah maju dalam memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri budidaya tambak udang di Indonesia.

Dengan menghadirkan inovasi dan kualitas terbaik dalam bisnisnya, UDNG siap menjadi mitra utama bagi masyarakat lokal dan para pemangku kepentingan untuk memajukan industri budidaya udang berkelanjutan di Indonesia.

Dalam IPO ini, UDNG resmi menunjuk PT MNC Sekuritas dan PT Korea Investment & Sekuritas Indonesia untuk bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Direktur Investment Banking MNC Sekuritas, Hary Herdiyanto menyampaikan bahwa UDNG memiliki potensi pertumbuhan yang sangat baik, dikarenakan berada pada sektor pangan, sektor yang dikenal secara konsisten mampu selalu mencatat pertumbuhan.

Kinerja Perusahaan

UDNG sendiri didirikan pada 2019 lalu dan saat ini telah berkembang dengan memiliki 14 kolam tambak yang berada di daerah Bangka Belitung, Indonesia.

Untuk diketahui, produksi udang Vannamei –yang menjadi keuanggulan perusahaan– menjadi salah satu jenis udang yang paling diminati di pasar global dan terus meningkat produksinya di Indonesia dari tahun ke tahun. Udang Vannamei (Litopenaeus Vannamei) merupakan salah satu jenis udang yang paling populer oleh pasar dunia dikarenakan rasa dan tekstur yang nikmat.

UDNG yakin bahwa budidaya udang vannamei memiliki prospek ekonomi yang tinggi sejalan dengan kebutuhan dunia untuk Udang Vannamei diprediksi akan terus meningkat sedangkan angka produksi saat ini masih terbatas dan tidak dapat mencukupi seluruh permintaan global.

Perseroan memiliki komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas produk dan keberlanjutan lingkungan (ESG) serta terus berupaya untuk mengembangkan usahanya dan dapat membantu mencukupi kebutuhan pangan Nasional serta kebutuhan ekspor. Selain itu, Perseroan terus menerus mengembangkan sistem teknologi dalam budidaya Udang Vannamei itu.

BACA JUGA:   Dana IPO ESTA Untuk Bangun Hotel 88

Sistem teknologi baru dapat menambah kepadatan populasi benur udang dan dapat menghasilkan angka produksi yang signifikan.

Indonesia sebagai negara tempat UDNG beroperasi khususnya memiliki dua keunggulan, dimana dari sisi populasi, populasi Indonesia terbilang cukup besar dan masih terus bertumbuh, selain itu, dari sisi daya beli masyarakat, Indonesia terus mampu mencatat peningkatan daya beli yang terlihat dari GDP per kapita masyarakat.

Tags: ipolistingpt agro bahari nusantara tbkudng
Previous Post

Kuartal III, Saratoga Bukukan Net Asset Value hingga Rp49,8 Triliun

Next Post

ISEF Raih Transaksi Rp28,9 Triliun dan Masuk Rekor MURI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR