Jakarta, TopBusiness – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (IDX: CMNP) terus mengembangkan ruas tol ruas tol layang pelabuhan II atau Harbour Road II Elevated sepanjang 9,69 kilo meter (km). Untuk itu perseroan siap merogoh kocek lebih dalam untuk membiayai proyek tersebut dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp5 triliun di 2024 nanti.
Hal ini seperti disebutkan oleh Direktur CMNP Hasyim saat menggelar public expose di kantornya, Jakarta, kamis (30/11/2023).
“Untuk capex tahun depan kami alokasikan seitar Rp5 triliun. Itu mayoritasnya untuk menggarap proyek Harbour II. Kalau tahun ini kan capex kita sebesar Rp4 triliun itu sudah realisasikan untuk pembangunan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan),” terang Hasyim.
Adapun pogres jalan tol tersebut, kata dia,, per Oktober 2023 lalu baru tergarap 9,43%, dan per Desember nanti ditargetkan bisa selesai hingga 12,43%. Sehingga setahun kemudian atau pada Desember 2024 nanti dengan dibiayai capex tersebut pembangunannya bisa selesai hingga 42,62%.
“Tahun depan kami harapkan progress Habour Road II Elevated mencapai 42,62 persen dan dapat dioperasikan tahun 2025,” terang dia.
Pihak CMNP sangat optimistis proyek ini bisa berjalan lancer. Apalagi memang sangat didukung oleh Pemprov DKI Jakarta. Saat ini Pemprov DKI telah menyelesaikan pengadaan tanah dan pelaksanaan konstruksi jalan akses utara dan selatan.
Adapun untuk sumber pendanaan belanja modal tersebut, lanjut Hasyim, masih mengandalkan pendanaan dari pembiayaan perbankan. Juga ada kemungkinan melalui skema equity di saat suku bunga yang sedang tinggi ini.
“Bisa melalui pelaksanaan waran dan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue yang telah mendapat efektif dari OJK. Tapi memang saat ini skema equity lebih besar dari loan,” jelasnya dengan ditambahkan, pihaknya tidak mengakses pembiayaan dari luar negeri sudah cukup mendapat pendanaan dari dalam negeri.
