
Jakarta, businessnews.id — PT Wijaya Karya Beton (Wika Beton) dalam tahun 2014 ini menargetkan penambahan penguasaan pasar beton cetakan di Indonesia. Itu dari 43 persen menjadi 45 persen-47 persen.
Menurut Direktur Utama Wika Beton, Wilfred Sangkali, upaya pencapaian target itu akan didukung oleh sumber pendanaaan melalui penawaran umum perdana saham atau IPO (initial public offering). ”Wika Beton akan melepas 23,47 persen saham atau sebanyak 2,045 miliar,” terangnya di Jakarta hari ini.
Direncanakan, penawaran umum akan dilakukan 26 Maret-28 Maret 2014 setelah mendapat ijin pra-efektif dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan); pencatatan di papan Bursa Efek Indonesia (BEI) ditargetkan pada 3 April 2014.
85 persen dana yang didapat dalam IPO ini akan digunakan ekspansi usaha, di antara itu untuk penguasaan quary material alam, pembangunan pabrik baru, penambahan kapasitas pabrik, dan pembelian alat yang secara sinergis mendukung kemudahan instalasi produk yang dihasilkan. “Sedangkan sisa dana sebesar 15 persen akan digunakan sebagai tambahan modal kerja.”
Saat ini, dia menambahkan, kapasitas produksi Wika Beton sebesar 2 juta ton per tahun. Dengan ekspansi tersebut diharapkan bisa meningkatkan produksi menjadi 2,3 juta ton per tahun. (ZIZ)