TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perusahaan Korea Salurkan Beasiswa Rp400-an Juta ke Kampus Kemenperin

Achmad Adhito
26 January 2024 | 08:04
rubrik: CSR
Lahan Tani 1,5 Hektar Ini Dibantu CSR Pertamina

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Indonesia dan Korea Selatan  terus memperkuat kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri yang kompeten dan berdaya saing global. Kolaborasi ini direalisasikan antara Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) dengan Korea Tomorrow & Global (KT&G) Scholarship Foundation. Hal tersebut dipaparkan dalam keterangan tertulis dari Kemenperin pagi ini.

KT&G merupakan perusahaan Korea Selatan yang bergerak di sektor industri makanan dan minuman, obat-obatan, hingga produk herbal. Yayasan Beasiswa KT&G merupakan wujud program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan tersebut.

“KT&G bertekad mendorong pembangunan SDM industri kita yang kompeten dengan mengalokasikan dana CSR sebesar Rp499.650.000 untuk membantu mahasiswa di kampus lingkungan Kemenperin,” kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Masrokhan.

Kepala BPSDMI menyambut baik dan mengapresiasi KT&G yang berkomitmen mengalokasikan dananya untuk memfasilitasi para mahasiswa yang berprestasi dan kurang mampu di Politeknik maupun Akademi Komunitas (Akom) Kemenperin. “Terdapat 134 penerima beasiswa yang akan digunakan untuk biaya studi mahasiswa,” ujarnya

Perjanjian kerjasama kedua belah pihak ini telah ditandatangani di Gedung PIDI 4.0, Jakarta, beberapa waktu lalu. Kepala Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan SDM Aparatur BPSDMI Kemenperin, Restu Yuni Widayati menyampaikan kepada para penerima beasiswa dari KT&G, agar dapat memanfaatkan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

“Penyelenggaraan pendidikan vokasi industri di lingkungan Kemenperin, saat ini telah menjadi rujukan bagi pengembangan pendidikan vokasi secara nasional. Tidak saja karena program studinya yang spesialis, juga karena link and match yang kuat dengan dunia usaha industri, sehingga seluruh lulusannya dapat terserap di industri dalam waktu kurang dari satu tahun,” papar Restu.

Pembangunan SDM industri kompeten dan berdaya saing tersebut diselenggarakan melalui pendidikan dan pelatihan vokasi pada 29 satuan kerja Pendidikan dan Pelatihan di bawah BPSDMI Kemenperin, yang terdiri dari sembilan SMK, 13 Politeknik dan Akademi Komunitas serta tujuh Balai Diklat Industri yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:   Indeks Kepercayaan Industri: Koreksi 0,05 Poin

Sepanjang tahun 2023, unit pendidikan di lingkungan Kemenperin telah mencetak 5.673 lulusan, dengan rincian 87,34% dari 2.163 lulusan SMK serta 74,04% dari 3510  lulusan Politeknik dan Akom yang sudah terserap di dunia kerja ketika lulus. Untuk lulusan lainnya, masih dalam proses perekrutan pada masa tunggu maksimal selama enam bulan.

“Kami berharap beasiswa ini akan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang, dan dapat diperluas cakupannya tidak hanya untuk mahasiswa Politeknik atau AKom, tetapi juga untuk siswa-siswi pada jenjang SMK,” imbuh Restu.

Tags: beasiswa kt&gkemenperin
Previous Post

BEI Cabut Suspensi MSKY

Next Post

Kans IHSG Menguat Terbatas, Ini Saham Layak Koleksi Jelang Akhir Pekan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR