TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

SKK Migas – PT Pertamina EP Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Pertama

Albarsyah
31 January 2024 | 21:44
rubrik: Business Info
SKK Migas – PT Pertamina EP Lakukan Tajak Sumur Eksplorasi Pertama

Jakarta, TopBusiness – Pertamina EP dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas bumi (SKK Migas) melakukan tajak sumur eksplorasi Julang Emas (JLE)-001 di lokasi pengeboran eksplorasi Kabupaten Banggai Sulawesi tengah.

Pengeboran Onshore ini dilakukan Selasa, 30 Januari 2024 dan merupakan rangkaian pengeboran eksplorasi  Indonesia tengah  di Wilayah Sulawesi yang sebelumnya sudah mengerjakan pengeboran Eksplorasi East Wolai (EWO)-001 dan West Wolai (WWO)-001 pada kwartal 4 tahun 2023 kemarin. 

Upaya ini dilakukan SKK Migas dan KKKS dalam rangka menemukan cadangan migas baru atau giant discovery untuk  memenuhi kebutuhan energi nasional.

Sumur Julang Emas (JLE)-001 terletak di lapangan Donggi, tepatnya di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Sumur eksplorasi tersebut akan dibor secara directional menggunakan Rig PDSI #04.3 dengan rencana kedalaman akhir sumur di 2000an mMD (metre measured depth).

Pengeboran eksplorasi ini dimaksudkan untuk menguji dan mengevaluasi potensi kandungan migas dengan jumlah sumber daya yang akan dibuktikan  kurang lebih 40 MMBOE (Million Barrels of Oil Equivalent) dari 2 formasi target.  Program pengeboran sumur eksplorasi  direncanakan kurang lebih 80 hari sampai dengan tes produksi selesai.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Hudi D Suryodipuro mengatakan, SKK Migas berharap pengoboran sumur Julang Emas (JLE)-001 dapat menemukan cadangan migas yang masif, sehingga memberikan kontribusi real bagi negara untuk mendukung program 1 Juta Barel (BOPD) dan 12 Miliar kaki kubik gas (BSCFD) di tahun 2030.

“Ini starting point yang luar biasa, di awal tahun 2024, karena eksplorasi yang masif tentu dapat memberikan dampak positif dan upaya yang dilakukan untuk menaikan produksi migas nasional,” kata Hudi, Rabu, 31 Januari 2024.

BACA JUGA:   Singapura Sepakat Impor Tenaga Surya 1 GW dari Indonesia

Hudi menambahkan, pengeboran atau eksplorasi di wilayah Sulawesi saat ini gencar dilakukan karena Sulawesi memiliki potensi migas yang luar biasa.

Tags: skk migas
Previous Post

Hutama Karya Hadirkan Konektivitas Daerah guna Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Bangsa

Next Post

Menteri Basuki dan Menkes RI Resmikan Rusun Asrama Poltekkes Kementerian Kesehatan Yogyakarta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR