Jakarta, TopBusiness – Sebagai BUMD yang sahamnya 96,71 persen merupakan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, PT BPRS Kotabumi (Perseroda) catatkan banyak kinerja fantastis.
Misalnya saja hadirkan kontribusi kepada Pemerintah Daerah melalui pemberian keuntungan berupa dividen sebesar Rp 29.916.125.000 dari modal disetor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sebesar Rp 12.500.000.000.
BPRS Kotabumi juga mencatatkan tingkat kesehatan bank tahun 2023 menurut OJK/BI dalam kondisi sehat. Sedangkan CAR tercatat 19,66 persen, FDR sebesar 119,23 persen, NPF sebesar 1,73 persen, BOPO sebesar 71,48 persen, ROA sebesar 5,05 persen, ROE sebesar 59,17 persen, KAP sebesar 1,31 persen, dan CR sebesar 57,09 persen.
BPRS Kotabumi juga menorehkan pembiayaan di atas target. Sesuai penugasan Kepala Daerah, target kinerja pembiayaan 2023 sebesar Rp 138.325.890.000, dan realisasi sebesar 148.335.957.000. Saat ini, PT BPRS Kotabumi memiliki aset sebesar Rp 197.532.374.000.
Di samping itu, BUMD terbaik yang ada di Kabupaten Lampung Utara ini, juga memberikan kontribusi ke masyarakat dalam bentuk bantuan CSR. Seperti misalnya bantuan sumur bor, bantuan pembangunan masjid dan sarana sekolah, serta bantuan unit pembuangan sampah berupa mobil pick up dan motor roda 3. Selain itu BPRS ini juga banyak memberikan bantuan kemanusian.
Pejabat Kepatuhan PT BPRS Kotabumi Anwar Salam menjelaskan, capain tersebut tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam menerapkan tata kelola, manajemen risiko, serta reward and punishment kepada para pegawai yang ada.
Selain itu juga keberhasilan dalam meningkatkan kompetensi SDM, Direksi, dan Komisaris/Pengawas serta keberhasilan dalam melaksanakan implementasi dan pemanfaatan teknologi informasi yang ada. “Penerapan Tata Kelola dan Manajemen Risiko bahkan telah menjadi bagian dari budaya perusahaan. Tanpa itu, tidak akan tercapai kinerja yang diharapkan” kata Anwar Salam dalam sesi presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2024 yang dialakukan secara daring, Kamis (1/2/2024).
Menurut Anwar Salam, dengan hadirnya penerapan tata kelola dan manajemen risiko menjadi bagian dari budaya perusahaan, banyak yang inovasi kemudian berhasil ditorehkan. Misalnya saja, bekerja sama dengan Pemkab Lampung Utara menyalurkan payroll aneka tunjangan guru dengan tujuan meningkatkan pembiayaan dan pendanaan dengan risiko gagal bayar sangat kecil.
BPRS Kotabumi juga berhasil menerbitkan kartu debit community, yaitu kartu ATM Bank Umum Syariah yang diberikan logo Bank Syariah Kotabumi. Ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan terutama penarikan tunai melalui ATM yang bebas biaya pada tiga transaksi pertama dalam 1 bulan.
editor: nrd

Alhamdulillah Tabarakallah.. Bank Syariah Kotabumi ‘Maju Bersama Masyarakat Lampung’