Jakarta, TopBusiness – Sebagai perseroan terbatas dengan saham mayoritas milik Pemerintah Kabupaten Sragen, PT BPRS Sukowati Sragen mencatat kinerja yang gemilang selama tahun 2023. Dari sisi aset, pembiayaan, dana pihak ketiga (DPK) maupun laba perusahaan semua mencapai target di atas 100 persen baik terhadap rencana bisnis bank (RBB) maupun revisi RBB.
Berdasar RBB 2023, aset BPRS Sukowati Sragen tercatat sebesar Rp 348,514 miliar. Realisasi tahun 2023 sebesar Rp 393,336 miliar. Pencapaian atas target tersebut sebesar 112,87 persen. Pembiayaan menurut RBB 2023 sebesar Rp 284,708 miliar, sedangkan realisasi tahun 2023 sebesar Rp 333,278 miliar atau 116,99 persen dari target.
Sementara itu DPK menurut RBB 2023 dicatat sebesar Rp 265,708 miliar dan realisasinya sebesar Rp 291,733 miliar atau 109,79 persen dari target. Demikian pula aba, RBB 2023 dicatat sebesar Rp 8,012 miliar, terealisasi Rp 8,087 miliar atau 100,93 persen dari target.
PT BPRS Sukowati Sragen juga berhasil merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD) di atas target. Target PAD 2023 dicatat sebesar Rp 2,96 miliar. Sementara itu realisasi PAD tahun 2023 sebesar Rp 4,04 miliar. PT BPRS Sukowati Sragen pun berhasil membukukan Skor Penilaian GCG sesuai dengan SK Direksi Nomor 018/DIR-BSS/UM/IV/2022 sebesar 96,25 dari nilai maksimal 100.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT BPRS Sukowati Sragen Fakhruddin Nur, S.SI., M.EC.DEV dalam penjurian TOP BUMD Award 2024 yang dilakukan secara daring, Senin (5/2/2024).
Menurut Fakhruddin Nur, pencapaian kinerja itu tidak lepas dari keberhasilan perusahaan dalam melakukan terobosan terkait bidang Human Capital. Perusahaan berhasil melakukan penilaian ulang secara berkala dan analisis jabatan dalam struktur organisasi yang baru.
Dengan terobosan tersebut, perusahaan dicatat berhasil melakukan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), Direksi, dan Komisaris di samping melakukan pelatihan internal dan eksternal. Muaranya mereka mampu memberikan kinerja sesuai yang diharapkan perusahaan.
Menurut Fakhruddin Nur, dengan adanya peningkatan kompetensi tersebut, perusahaan berhasil meningkatkan kinerja secara berkesinambungan yang ditandai keberhasilan meraih TOP BUMD Awards sebelumnya untuk bintang 3, 4, dan 5.
BPRS Sukowati Sragen juga berhasil menorehkan banyak keberhasilan lain. Pertama, berhasil menjadi fasilitator UMKM untuk memperolah sertifikat halal dari MUI. Kedua, berhasil melaksanakan Program Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
Program ini merupakan program strategis dalam pengentasan kemiskinan karena memperlihatkan hasil yang positif. Sejak digulirkan tahun 2019, program ini pada tahun 2020 berhasil mengentaskan 1 KK dari (18 KK pilot project). Tahun 2021 berhasil mengentaskan sebanyak 32 KK dan bertambah jadi 64 KK pada 2022. Ketiga, berhasil melaksanakan pemberian KURDA yang bersumber dari dana APBD.
Untuk mempertahankan capaian yang ada, kata Fakhruddin, perusahaan terus memperkuat Kebijakan Tata Kelola Perusahaan. Salah satunya adalah dengan mempertahankan Sertifikasi ISO 9001 yang ada.
“Kami telah mendapatkan Sertifikasi ISO 9001 tahun 2015 tentang standar international yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan sasaran mutu (quality objective) suatu perusahaan atau organisasi. Tahun 2024 ini, BPRS Sukowati Sragen sedang proses mendapatkan Sertifikat ISO untuk tahun yang ke-2,” kata Fakhruddin Nur.
Editor: Nrd
