TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PT PER Punya Analisis SWOT

Agus Haryanto
7 February 2024 | 23:03
rubrik: Event
PT PER Punya Analisis SWOT

Jakarta, TopBusiness – PT Permodalan Ekonomi Rakyat Provinsi Riau atau PT PER mempunyai analisis strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang) dan threats (ancaman) yang disingkat SWOT. Ini adalah salah satu alat analisis guna memacu roda transaksi bisnis.

Saat berbicara di hadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2024, Direktur PER Ganesya Varandra atau biasa disapa Ganesya menyebutkan bahwa dalam menciptakan pertumbuhan bisnis pembiayaan maka perseroan membutuhkan alat analisis SWOT.

Dalam penjurian TOP BUMD Awards 2024, selain Direktur Ganesya Varandra juga tampak sejumlah kepala divisi. Sebut saja, Pimpinan Divisi KMR Ayatullah Al Kahfi, Pimpinan Divisi Bisnis Alferizal, Pimpinan Divisi Syariah M Dahrol, Pimpinan Divisi Operasional Mery Mulyanti dan Pimpinan Divisi Renstra Lisa Susanti.

Lantas dia menyebutkan analisis SWOT yang dimulai dengan kata Strenghts. Dalam hal ini mempunyai tiga indikator. Pertama, PT PER dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Riau yang sahamnya sebesar 99,95 persen. Kemudian, memiliki hubungan emosional yang erat dengan masyarakat karena beroperasi di Provinsi Riau. Terakhir, proses pengambilan keputusan dalam merespon perubahan bisnis cepat karena aktivitas pengambilan kebijakan berada di Pekanbaru, Ibu Kota Provinsi.

Lalu Ganesya menjelaskan soal weaknesses. Ada beberapa hal yang menjadi fokus perhatian perseroan. Pertama, dengan pendayagunaan teknologi belum optimal. “Kami dari tahun ke tahun, selalu berusaha untuk memanfaatkan sisi teknologi. Insya Allah dari sisi teknologi, kami akan bekerja sama dengan bank daerah,” ujar dia saat menjelaskan materi presentasi secara daring melalui rapat zoom, di Jakarta, Rabu (7/02/2024).

Dikatakan dia, di tahun 2024 ini, mungkin perseroan bisa menggunakan virtual account atau VA untuk kemudahan para debitur atau nasabah dalam membayarkan angsuran. Karena sejauh ini, sejatinya hanya ada dua cara dalam membayarkan angsuran kepada PT PER oleh debitur atau nasabah. Pertama, secara manual melalui teller atau kasir di seluruh kantor cabang. Kedua, melalui transfer. Transfer ini agak kesulitan apabila tak menggunakan VA, karena harus di satu kas, dari siapa angsuran ini disetorkan.

BACA JUGA:   Pengelolaan HC Waskita Karya Siap Menuju World Class HC

Kedua, keterbatasan sumber dana dari pemegang saham. Sejauh ini, diakui Ganesya memang baru sebesar Rp 88,055 miliar modal yang telah disetorkan dan masih ada sekitar Rp 69 miliar lagi. Sejatinya dua tahun kemarin, pihaknya sudah meminta ditambahkan modal disetor, tapi sejauh ini belum dikabulkan.

Adapun pemegang saham PT PER adalah Pemerintah Provinsi Riau dengan kepemilikan mencapai 99,95 persen dan PT Pengembangan Investasi Riau sebesar 0,05 persen.

Ketiga, ada standar kualitas pelayanan masih belum optimal. “Kami sadari. Kami selalu, setiap tahun meningkatkan layanan kepada calon debitur atau nasabah,” ujar dia.

Keempat, pemasaran belum efektif karena di lapangan memang ada banyak kompetitor, baik lembaga keuangan perbankan maupun non bank.

Dia juga menjelaskan dari sisi opportunities. Pertama, PT PER terletak pada kawasan strategis yang memiliki perumbuhan ekonomi baik. Kedua, banyak UMKM yang dapat menjadi mitra kerja target penyaluran kredit. “Karena di Provinsi Riau dengan penduduk sekira 5 juta jiwa, cukup tinggi yang bisa untuk menjadi target pasar kami,” tutur Ganesya.

Yang terakhir, lanjut dia, adalah Threats. Dalam hal ini adalah inovasi bank konvensional, swasta nasional dan asing semakin gencar di Provinsi Riau. Terakhir persaingan dari lembaga keuangan non bank yang menawarkan jasa penyaluran kredit, hampir mirip dengan PT PER.

Previous Post

PEPC JTB Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim Sekitar Wilayah Kerja

Next Post

Pemerintah Indonesia Angkat Topik Penanganan Banjir Pada World Water Forum ke-10 di Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR