Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk ( BJBR) mengaku telah melakukan penilaian ulang aset tetap. Dampaknya terjadi peningkatan ratio permodalan atau CAR ( capital adequacy ratio) dari 14,9% pada kuartal 1 2016 menjadi 17,7% pada akhir Juni 2016.
Menurut Direktur Utama BJBR, Ahmad Irfan bahwa penilaian ulang aset tetap atau revaluasi aset dilkukan terhadap aset tanah. “Dari kegiatan itu kami mendapat tambahan modal Rp 1,5 triliun sehingga CAR kami menjadi 17,7 %, “ ujar dia di Jakarta, kamis( 28/7/2016).
Dengan tambahan modal itu, pihaknya bertambah yakin dalam mencapai target pertumbuhan kredit di angka 15 % sepanjang tahun 2016. Dan hingga akhir Juni 2016, pertumbuhan kredit BJBR mencapai angka 15,2 %. ,” Total gross portofolio kredit BJBR pada akhir Rp 60,132 triliun,”ujar dia.
Sedangkan rinciannya, total kredit sektor konsumer Rp 41,447 triliun atau naik 14,5% dari periode semester II 2015 sebesar Rp 36,191 triliun.Sektor mikro Rp 3,445 triliun turun 12,2% dari posisi akhir 2015 sebesar Rp 3,922 triliun.
Sementara sektor komersial Rp 10,778 triliun naik 41,9% dari akhir 2015 sebesar Rp 7,597 triliun dan sektor properti sebesar Rp 4,462 triliun atau turun 0,9% dari posisi akhir 2015 sebesar Rp 4,503 triliun.
Jika dilihat dari sisi mata uang, penyaluran kredit dalam bentuk mata uang rupiah sebesar Rp 59,722 triliun atau tumbuh 14,8% dan dalam bentuk mata uang asing setara Rp 410 miliar naik 131,6% dari Rp 176 miliar pada posisi akhir 2015. (az)