Jakarta-Thebusinessnews. Laba perbankan secara nasional pada tahun 2016 turun dibanding raihan tahun 2015. Hal itu karena peningkatkan rasio kredit, sehingga perbankan melakukan langkah peningkatan pencadangan sehingga menggerus laba bersih.
“ Otomatis seperti itu, namum masih dalam batas wajar, “ Jawab Ketua Dewan Komisioner OJK ( Otoritas Jasa keuangan), Muliaman D Hadad menjawab pertanyaan wartawan tentang hubungan peningkatan pencandangan dan laba tahun 2016, Jakarta, Kamis( 28/7/2016).
Namum ia menilai hal itu menunjukan fundamental perbankan yang baik, sehingga akan memberi ruang untuk bertumbuh dengan baik. “ Tahun depan akan lebih baik, “ ucap dia.
Seperti diketahui beberapa bank-bank BUKU ( bank umum kategori usaha) IV telah menyampaikan laporan keuangan semester I 2016, beberapa diantara menunjukan peningkatan rasio kredit bermasalah dan penurunan pertumbuhan laba.
Seperti diketahui NPL BBNI (PT BNI Tbk ) naik menjadi 3% pada paruh pertama 2016. Hal serupa juga dialami BMRI ( PT Bank Mandiri Tbk ) dengan NPL gross 3,86 % dari 2,43% akibatnya terjadi peningkatan pencadangan sehinga mengerus pertumbuhan laba BMRI 28,6%. (az)