TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perbankan Catat NPL 3,1%, OJK Sebut Sudah Angka Tertinggi

Nurdian Akhmad
28 July 2016 | 18:46
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. Rasio kredit bermasalah atau NPL ( non performence loan) gross perbankan secara nasional pada periode Juni 2016 mencapai 3,1% naik dari bulan Mei 2016 pada 2,9%. Ratio kredit bermasalah itu dinilai sudah pada titik puncaknya sehingga bulan bulan kedepan akan terjadi penurunan NPL.

 

Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad  bahwa rasio kredit bermasalah itu masih terkendali dan tidak mengkhawatir.  “Apalagi dengan harapan baru, pada semester II akan menurun, “ ujar dia di gedung Bursa Efek Indonesia(BEI), Jakarta, Kamis(28/7/2016).

 

Ia melanjutkan, rasio NPL tersebut sudah mencapai puncaknya karena dari data terakhir yang di pegangnya sudah menunjukan penurunan. Apalagi kata dia, penyebab peningkatan NPL tersebut datang dari sektor komoditas “Dan perbankan sudah membentuk pencadangan cukup kuat” ujar dia. Apalagi kata dia

 

Sementara melihat rencana bisnis bank (RBB), terlihat penurunan target pertumbuhan kredit. Sebelumnya perbankan  nasional memasang angka 14% untuk pertumbuhan kredit, namum dari RBB perubahan perbankan telah menurunkan menjadi 12%. “Perubahan itu bukan antipasi pemburukan NPL, tapi target  awal saja yang terlalu tinggi,” ujar dia.

 

Pertumbuhan kredit 12 % tersebut dinilai masih menunjukan kepercayaan bankir terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. “Dalam kondisi ini pertumbuhan kredit 12 persen sudah sangat baik sebab perekonomian sudah mengalami moderatisasi, “ ujar dia. (az)

BACA JUGA:   Gandeng Karakter Popejoyy, FIFGROUP Hadirkan Nuansa Pop Culture di IMOS 2025
Previous Post

Laba Perbankan 2016 Akan Tertekan

Next Post

Broker Dapat Jadi Pintu Masuk Repatriasi Jika Nilainya Besar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR