TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ada Sentimen BI Rate dan Real Count, IPOT Rekomendasikan 3 Saham Minggu Ini

Achmad Adhito
19 February 2024 | 07:05
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup positif pada akhir perdagangan Jumat, 16 Februari 2024. IHSG ditutup menguat di level 7.335 atau 32,26 poin (0,44%).

Penguatan IHSG tertopang 2 sectoral top gainer pada 12-16 Februari 2024 yakni IDXFINANCE yang +1,35% karena adanya inflow asing pada semua saham perbankan dan IDXINFRA yang naik sebesar +1,15% tertopang saham BREN dan TLKM. Sayangnya, laju IHSG masih tersandera 2 sectoral top loser yakni IDXTECHNO yang melemah -1,95% terpengaruh pelemahan saham GOTO dan BUKA dan IDXCYCLIC yang melemah -0,82% karena terdampak pelemahan saham MAPI dan ACES.

Community Lead PT Indo Premier Sekuritas Angga Septianus menjelaskan hari ini dalam riset terbaru yang diterima Majalah TopBusiness, bahwa pergerakan positif IHSG itu terpengaruh 3 sentimen yakni CPI (Consumer Price Index) US, pemilu 2024 dan inflow investor asing. Terkait sentimen CPI (Consumer Price Index) US, jelasnya, tingkat inflasi AS turun ke level 3,10% secara tahunan, lebih tinggi dari konsensusnya 2,9% dan lebih rendah dari bulan Desember 2023 sebesar 3,40%. “Ini disebabkan oleh tingginya biaya perumahan dan pangan. Inflasi secara bulanan sebesar 0,30%.“

Sementara itu terkait sentimen pemilu 2024, terang Angga, iShare MSCI Indonesia (EIDO) menguat +2.5% Rabu malam menyusul hasil unofficial quick count dari berbagai lembaga survei yang menempatkan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran (PG) sebagai pemenang dengan perolehan suara mencapai di atas 50 persen yang mengartikan pemilu satu putaran dan berlanjutnya kebijakan ekonomi dan pembangunan era Jokowi.

“Kalau 1 putaran, investor lokal maupun asing melihatnya positif, sehingga proses pemilu tidak perlu 2 putaran dan arah kebijakan lebih jelas. Secara keseluruhan kemenangan 1 putaran pasangan PG inline dengan estimasi pelaku pasar yang akan men-trigger rally saham lintas sektor lebih lanjut dalam jangka pendek sekaligus positif untuk penguatan rupiah,” jelasnya.

BACA JUGA:   IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini

Ia menambahkan berlanjutnya kebijakan hilirisasi pada sektor metal akan menguntungkan emiten seperti MDKA dan ADMR. Kebijakan makan siang dan susu gratis akan berpotensi menguntungkan emiten consumer seperti ICBP, CMRY dan ULTJ. Pembentukan kabinet baru akan menjadi katalis risiko terbesar terutama pada kandidat Menteri Keuangan dan Menteri BUMN mengingat 3 Bank BUMN dan TLKM menopang 28.2% bobot JCI.

Selanjutnya terkait sentimen inflow investor asing, pada seminggu yang telah berlalu sangat masif, yakni sebesar 6,7 Triliun dengan pembelian pada perbankan dan TLKM. 2,3 Triliun pada Kamis dan 1,5 Triliun pada Jumat pasca pemilu.

2 Sentimen dan 3 Rekomendasi

Berbicara tentang sentimen market pada minggu ini 19-23 Februari 2024, Angga menyebutkan ada 2 sentimen yang wajib diperhatikan para trader yakni BI Rate dan real count KPU.

Angga berpendapat, BI Rate akan dipertahankan pada level 6,00% pada 1H 2024 dan baru mulai turun pada 2H 2024, sejalan dengan bauran kebijakan moneter yang diterapkan BI untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dan menarik aliran modal.

Sementara itu terkait sentimen real count KPU, jika hasil penghitungan resmi sesuai dengan quick count, pemilihan putaran kedua tidak diperlukan lagi. Hal ini akan membantu meminimalkan ketidakpastian politik dan menjaga stabilitas rupiah. “Indikasi koalisi yang disuarakan oleh Prabowo sebagai capres potensial juga akan baik untuk ekonomi kedepannya,“ tandasnya.

Didasarkan pada data-data ekonomi dan sentimen di atas, PT Indo Premier Sekuritas merekomendasikan 3 saham untuk trading hingga Jumat, 23 Februari 2024 yakni Buy SIDO (Support: 530, Resistance: 600), Buy on Pullback BBTN (Support: 1.300, Resistance:1.400) dan Buy on Pullback TLKM (Support: 4.000, Resistance: 4.300).

Tags: angga septianusbi rateIndo premier sekuritasipotrekomendasi saham mingguansaham bbtnsaham sidosaham tlkm
Previous Post

Menteri Basuki Resmikan Gedung Auditorium dan Entrepreneurship Terpadu Universitas Brawijaya

Next Post

IHSG Berpotensi Sideways

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR