TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

ASII Tetap Pertahankan BNLI Walau Merugi

Nurdian Akhmad
2 August 2016 | 20:54
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang mengalami kerugian bersih hingga Rp836 miliar, namum induk usahanya PT Astra International Tbk (ASII) akan tetap menjadi pemegang saham pengendali atas BNLI

 

Walaupun secara laporan keuanga  konsolidasi kerugian BNLI mengerus laba ASII. Saat ini  Astra memegang 44,6 saham BNLI . Direktur Astra Internasional Gunawan Geniusahardja menegaskan tidak akan melepas BNLI. “Kami berpandangan BNLI pada jangka panjang akan menunjukkan kinerja yang cukup positif,” ujar dia di Jakarta, Selasa(2/8/2016)

 

“Tidak kita lepas ‎Bank Permata jangka panjangnya masih akan bagus, akan ditunjuk sistemik bank,” kata Gunawan, ditemui pada saat paparan publik dalam acara ‘Institutional Investor Day dan Investor Day 2016‎’ di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

 

Ia menjelaskan,  kerugian BNLI disebabkan melonjaknya rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL), dari 2,7 persen menjadi 4,6 persen secara gross. “ kami pun optimistik, jikalau NPL Bank Permata masih bisa diperbaiki dengan baik,” Ujar dia.

 

Adapun penyumbang kredit bermasalah itu datang dari Kredit korporasi akibat ada perlam‎batan ekonomi. “Ternyata NPL sektor consumer tidak ada masalah. UKM juga tidak masalah. Yang masalah di korporasi karenaperlambatan ekonomi. Consumer masih bagus, kan kita masih bisa dorong,” tutup Gunawan.

 

Bank Permata mengalami kinerja yang negatif sepanjang semester I-2016. Selama Januari-Juni 2016, perseroan mengalami kerugian Rp836 miliar. Angka itu jauh lebih besar dibanding periode yang sama tahun 2015 yang mengalami keuntungan sebesar Rp837 miliar.

 

Penyebab kerugian Bank Permata karena beban operasional yang naik 73,12 persen menjadi Rp5,26 triliun per semester I-2016. Selain itu, pendapatan bunga bersih juga mengalami penurunan sebesar 1,51 persen.(az)

BACA JUGA:   Akhir Tahun 2016 Rasio Pendanaan Berbanding Kredit BMRI Jadi 85 Persen

 

 

Previous Post

Paruh Pertama 2016 LPCK Catat Laba Rp 354 Miliar

Next Post

Dana Repatriasi Masuk BBRI Baru Rp 9 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR