TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diproyeksikan masih Rawan Lanjutkan Koreksi

Agus Haryanto
27 February 2024 | 06:36
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia diproyeksikan masih rawan melanjutkan koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan judul MNCS Daily Scope Wave 27 Februari 2024.

IHSG ditutup terkoreksi 0,15% ke 7.283 dan masih didominasi oleh volume penjualan, namun koreksi IHSG tertahan oleh MA20. Terdapat peluang IHSG akan menguat dalam jangka pendek ke rentang 7.297-7.325, namun pada label hitam, posisi IHSG sedang berada di awal wave c dari wave (ii) yang berarti IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu. Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403 pada label merah.
Support: 7.197, 7.099
Resistance: 7.370, 7.403.

Beberapa saham yang bisa dijadikan perhatian,

BRMS – Spec Buy
BRMS menguat 0,69% ke Rp 145 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama BRMS masih mampu berada di atas Rp 139 sebagai stoplossnya, maka posisi BRMS saat ini diperkirakan sudah berada di akhir wave (ii) dari wave [i] dari wave 3, sehingga koreksi BRMS akan terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Spec Buy: Rp 142-145
Target Price: Rp 155, Rp 165
Stoploss: below Rp 139

HRUM – Buy on Weakness
HRUM terkoreksi 0,41% ke Rp 1.220 dan masih disertai oleh munculnya volume penjualan. Selama masih mampu berada di atas Rp 1.075 sebagai stoplossnya, maka posisi HRUM saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave 1 dari wave (1) dari wave [C], sehingga HRUM masih berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 1.135-1.175
Target Price: Rp 1.280, Rp 1.405
Stoploss: below Rp 1.075

BACA JUGA:   Resmi Melantai di BEI, ASPR Siap Belanjakan Mesin Baru dari Dana IPO

ITMG – Buy on Weakness
ITMG terkoreksi 1,53% ke Rp 25.800 disertai volume penjualan, pergerakan ITMG masih berada di fase downtrendnya dan menembus MA60. Saat ini, posisi ITMG diperkirakan sedang berada di kahir wave [ii] dari wave (C), sehingga koreksi ITMG akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 25.225-25.725
Target Price: Rp 26.825, Rp 27.825
Stoploss: below Rp 24.875

MEDC – Buy on Weakness
MEDC terkoreksi 2,82% ke Rp 1.205 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, kami perkirakan posisi MEDC sedang berada di wave [ii] dari wave 3, sehingga koreksi MEDC akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 1.145-1.175
Target Price: Rp 1.285, Rp 1.350
Stoploss: below Rp 1.105 per unit saham.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Jamkrida NTT Sukses Capai Target Kinerja di 2023

Next Post

Garuda Indonesia Menang di Pengadilan Banding Paris

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR