TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hipas, Inovasi Inspiratif RSUD Tarutung untuk Antisipasi Kelangkaan Darah

Abdullah Suntani
27 February 2024 | 16:33
rubrik: BUMD, Event
Hipas, Inovasi Inspiratif RSUD Tarutung untuk Antisipasi Kelangkaan Darah

Jakarta, TopBusiness – Komitmen RSUD Tarutung untuk menjadi rumah sakit yang profesional, mandiri dan modern tak sebatas isapan jempol belaka. Hal ini terbukti dari terobosan dan inovasi layanan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Beberapa unggulannya seperti Hipas (Harapan Hidup dengan Setetes Darah), RAP Sonang (Rumah Sakit Prima dengan Sistem Informasi Komprehensif, Aman dan Terintegrasi), Malumma-Plus dan lain sebagainya.

Direktur RSUD Tarutung Janri Aoyagie Nababan mengungkapkan ragam inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat maupun rumah sakit, salah satunya adalah Hipas (Harapan Hidup dengan Setetes Darah).

Hipas merupakan program donor darah pengganti. Artinya program penyediaan darah untuk pasien dimana pihak keluarga pasien yang membutuhkan transfusi darah mendonorkan darah pengganti sebanyak yang dibutuhkan pasien walaupun dengan golongan darah yang berbeda.

“Jadi Hipas ini lahir dari persoalan yang ada di RSUD Tarutung. Yang sebelumnya kalau kita mau menerima donor untuk pasien itu harus membayar dulu Rp 250 ribu per kantong darah sehingga sangat memberatkan,” ungkap Janri saat wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2024, Senin (26/2/2024).

“Ini (Hipas) merupakan donor darah pengganti, di mana program penyediaan darah untuk pasien pihak keluarga pasien yang membutuhkan transfusi darah. Misalnya si A sebagai pasien membutuhkan darah O ataupun darah tertentu dia (pasien) boleh mengajak anggota keluarga untuk menyediakan darah pengganti, tak harus (golongan darah) sama,” bebernya.

Inovasi ini, lanjut Janri, merupakan Inovasi yang diciptakan RSUD Tarutung dalam mengatasi kelangkaan darah dan menjaga ketersediaan stok darah di RSUD Tarutung. Sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat donor darah bagi pendonor dan pasien, serta efisiensi anggaran jasa penyedia donor darah.

BACA JUGA:   Mantap! Phapros Punya Tiga Aplikasi Dukung Implementasi GRC

Artinya darah yang telah didonasikan tersebut akan menjadi simpanan bagi pasien lain yang membutuhkan. “Artinya untuk menjaga stok darah itu tetap ada di RSU Tarutung karena sewaktu-waktu bisa dipakai untuk mengatasi kelangkaan darah,” lanjutnya. 

Dengan berbagai manfaat yang dihasilkan, Inovasi ini telah mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari berbagai pihak, diantaranya menjadi Juara 2 Lomba Inovasi antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kabupaten Sumatera Utara dan Penghargaan “Hospital Award with HIPAS Innovation Service”.

Dalam presentasinya berjudul ‘Prima dalam Pelayanan, Tulus dan Pengabdian’, Janri juga menjelaskan inovasi lain yang tak kalah menarik, yakni RAP Sonang, Rumah Sakit Prima dengan Sistem Informasi Komprehensif, Aman dan Terintegrasi.

“Salah satu inovasi yang kami buat adalah RAP Sonang. Ini artinya itu dari Bahasa Batak yang artinya sama-sama senang. Namun ini kami buat dalam singkatan yaitu Rumah Sakit Prima dengan Sistem Informasi Komprehensif, Aman dan Terintegrasi,” kata Janri.

RAP Sonang, lanjut Janri, merupakan Sistem Informasi Terpadu yang diciptakan untuk kemudahan informasi bagi pasien dan pengguna layanan RSUD Tarutung dalam bentuk Call Center, Publikasi dan Promosi pelayanan dan Layanan Pengaduan. “Nah call center ini bisa off line 24 jam bisa on line,” tgasnya.

Melalui aplikasi tersebut dapat memudahkan masyarakat dan pengguna layanan untuk mengakses informasi layanan RSUD Tarutung yang dibekali dengan fitur pengaduan. “Untuk layanan pengaduan sendiri kita mempunyai posko yang terletak didepan rawat jalan. Artinya setiap masyarakat yang memerlukan atau ada yang menjadi hambatan dalam mendapatkan layanan bisa langsung melakukan konsultasi dan pengaduan. Semua layanan ini memanfaatkan media sosial dan aplikasi RSUD Tarutung,” tegasnya.

Selain itu, layanan ini juga dibekali dengan Duta Pelayanan untuk membantu masyarakat yang belum terbiasa dengan pemanfaatan teknologi digital, sehingga Masyarakat tak perlu lagi hawatir dan cemas akan pelayanan di RSUD Tarutung.

BACA JUGA:   Modal Inti Terus Digenjot, Bukti Bank Kalbar kian Dipercaya Pemegang Saham

Kontribusi RSUD Tarutung

Beberapa inovasi an terpobosan yang tlah dilakukan, kinrja RSUD Tarutung layak iaprsiasi. Pasalnya, dengan meningkatnya layanan rumah sakit tersebut memberi dampak positif bagi Masyarakat di sekitar rumah sakit, khususnya para pelaku industri kecil (UKM). 

Dengan semakin meningkatnya pengguna layanan di RSUD Tarutung, membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk mengembangkan usaha yang dapat memenuhi kebutuhan pengunjung. Terbukti dari banyaknya usaha kecil dan menengah yang ditemukan di sekitar RSUD Tarutung seperti  Warung makan, Usaha Fotocopy dan lain sebagainya.

“Nah fungsi kita terhadap kemajuan RSUD Tarutung dalam beberpa tahun belakangan ini meningkatnya pertumbuhan ekonomi mikro di sekitar RSUD Tarutung. Jai ari gambar, bisa dibayangkan, RSUD Tarutung itu berbukit-bukit, di bahaw rumah sakit itu banyak bertumbuh sekarang UMKM-UMKM atau warung-warung kecil bahkan sampai 24 jam,” papar Janri sambil menampilkan grafik atau slide presentasi di hadapan dewan juri.

“Nah ini terbukti karen makin banyaknya pasien yang berobat di RSUD Tarutung baik dari Kabupaten sendiri maupun dari luar kabupaten,” imbuhnya.

Slain itu, dengan tumbuh dan berkembangnya layanan RSUD Tarutung seperti Cath Lab dan Rehabilitasi Fisik maka membuka peluang tenaga kerja bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan SDM, seperti dokter dan perawat ataupun teknisi dengan kompetensi khusus.

Dari catatan redaksi, RSUD Tarutung konsisten memberikan Setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam bentuk Penyetoran SILPA BLUD yang terus meningkat yakni Rp 4,5 miliar pada tahun 2021 dan Rp 10 miliar pada tahun berikutnya.

Pengembangan Layanan

Pada tahun 2024, RSUD Tarutung tengah mengembangankan layanan Kateterisasi Jantung (Cath Lab), mencakup pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan kompetensi SDM dan kelengkapan izin pelaksanaan. Hal ini menjadi target utama RSUD Tarutung mengingat pelayanan Kateterisasi Jantung sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Tapanuli Raya dan sekitarnya, serta akan memberikan pengaruh dalam kenaikan pendapat RSUD Tarutung. Direncanakan pada tahun 2025 Cath Lab RSUD Tarutung akan dapat beroperasi.

BACA JUGA:   Ratusan BUMD Terbaik di Indonesia Ikuti Webinar TOP BUMD Awards 2024

“Untuk pengmbangan layanan, selanjutnya tahun 2024 ini kita akan fokus pada pengembangan layanan Kateterisasi Jantung (Cath Lab). Nah 2024 ini sesuai dengan SK Kementerian Kesehatan bahwa kami ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan untuk tindakan Kateterisasi Jantung. Karena kita terhambat sarana pembangunan fisik, (maka) ruangan covid tahun 2020 kita posisikan (manfaatkan) kembali ataupun kita membuat menjadi ruangan Kateterisasi Jantung,” ujar Janri.

Selain itu, RSUD Tarutung juga mengembangkan layanan Rehabilitasi Fisik dengan menghadirkan Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, untuk membantu mempercepat pemulihan fisik pasien dan telah beroperasi sejak Januari 2024.

“kita juga mengembangkan layanan rehat fisik dan ini sudah berjalan hampir satu tahun ini mulai pertengahan tahun 2023 untuk mempercepat pemulihan pasien sejak 2024,” tegasnya.

Aapun beberapa pelayanan yang mulai aktif beroperasi pada tahun 2024, di antaranya sprit Pelayanan Mammography dan berbagai alat Kesehatan terbaru seperti mobile x-ray. Beberapa layanan unggulan juga akan dilakukan pengembangan seperti Instalasi Dialisis, CT-Scan dan Medical Check Up, baik dalam kelengkapan sarana dan prasarana dan pelatihan kompetensi SDM unit terkait.

Editor: Nurdian

Tags: RSUD TarutungTOP BUMD Awards 2023TOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Indeks pada Penutupan Perdagangan Naik Sedikit

Next Post

BPR Bank Pekalongan, Bangun Kinerja Bisnis dan Layanan Lewat Penguatan Tata Kelola

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR