TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diproyeksikan Rawan Koreksi

Agus Haryanto
5 March 2024 | 07:15
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia diproyeksikan masih rawan koreksi.

Melalui mncsekuritas.id, terlihat bahwa indeks komposit Jakarta ini, riset memperlihatkan judul MNCS Daily Scope Wave 5 Maret 2024.

IHSG terkoreksi 0,48% ke 7.276 disertai dengan munculnya volume penjualan, koreksinya pun menembus MA20. Waspadai pada label hitam, posisi IHSG sedang berada di awal wave c dari wave (ii) yang berarti IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji 7.202-7.234 dahulu. Apabila IHSG tertahan oleh support di 7.197, maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji resistance 7.370-7.403 pada label merah.
Support: 7.197, 7.099
Resistance: 7.370, 7.403.

Beberapa saham yang bisa direkomendasikan hari ini.

BBCA – Accum Buy
BBCA terkoreksi 0,76% ke Rp 9.750 dan masih didominasi oleh volume penjualan, koreksinya pun sudah menembus MA20. Saat ini, posisi BBCA diperkirakan sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii], sehingga pergerakan BBCA diperkirakan masih rawan melanjutkan koreksinya dan dapat dimanfaatkan untuk akumulasi.
Accum Buy: Rp 9.300-9.700
Target Price: Rp 10.125, Rp 10.400
Stoploss: below Rp 9.225

BRPT – Buy on Weakness
BRPT menguat 1% ke Rp 1.015 dan masih didominasi oleh volume pembelian, penguatan BRPT mampu berada di atas MA20. Selama masih mampu bergerak di atas 945 sebagai stoplossnya, maka posisi BRPT diperkirakan sedang berada di awal wave [i] dari wave C, sehingga BRPT masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: Rp 975-1.005
Target Price: Rp 1.090, Rp 1.180
Stoploss: below Rp 945

EXCL – Buy on Weakness
EXCL terkoreksi 2,73% ke Rp 2.490 disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi EXCL diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga koreksi EXCL cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 2.350-2.460
Target Price: Rp 2.670, Rp 2.760
Stoploss: below Rp 2.270

BACA JUGA:   IHSG Berpotensi Menguat

IMAS – Buy on Weakness
IMAS terkoreksi 0,34% ke Rp 1.485 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Saat ini, posisi IMAS masih berada di fase downtrendnya untuk membentuk wave (ii) dari wave [i] dari wave C, sehingga koreksi IMAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: Rp 1.385-1.450
Target Price: Rp 1.570, Rp 1.705
Stoploss: below Rp 1.305 per unit.

Tags: ihsgindeks
Previous Post

Perbaiki Sistem, PT Minyak dan Gas Bumi Kota Bekasi Sukses Atasi Kerugian Selama 12 Tahun Sebelumnya

Next Post

CSR Pertamina Ini Sudah Manfaatkan Sampah 876.023 Ton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR