Jakarta, TopBusiness— FHIR, standar global pertukaran informasi kesehatan secara elektronik bagi masa depan interoperabilitas kesehatan di Indonesia, merupakan standar interoperabilitas yang tepat untuk Indonesia.
Standar tersebut memungkinkan integrasi antara sistem informasi penyedia layanan kesehatan dan platform data kesehatan nasional SatuSehat, serta antarmuka pemrograman aplikasi (API) untuk aplikasi kesehatan konsumen. Hal itu dijelaskan dalam keterangan resmi yang diterima Majalah TopBusiness, hari ini.
Standar interoperabilitas FHIR memungkinkan SatuSehat, platform data kesehatan terintegrasi nasional Indonesia, merekam dan berbagi data pasien yang terstandardisasi dengan aman dari penyedia layanan kesehatan.
InterSystems, penyedia teknologi data kreatif yang berkomitmen membantu pelanggan mengatasi masalah skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan yang paling kritis, telah menyelesaikan fase kedua Roadshow FHIR untuk Indonesia. Itu dilakukan bersama Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan, Asosiasi Rumah Sakit Indonesia, Persi Cabang DI Yogyakarta dan Sumatera Utara, serta ARSSI (Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia).
Berlangsung di Yogyakarta (27 Februari 2024) dan Medan (29 Februari 2024), acara tersebut membahas tentang pentingnya FHIR sebagai standar global pertukaran informasi kesehatan secara elektronik bagi masa depan interoperabilitas kesehatan di Indonesia, dan bagaimana organisasi kesehatan dapat mengadopsinya.
