TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kinerja Mentereng, BPRS Mustaqim Aceh Jadi BPRS dengan Aset Tertinggi se-Sumbagut

Fauzi
13 March 2024 | 14:19
rubrik: BUMD, Event
Kinerja Mentereng, BPRS Mustaqim Aceh Jadi BPRS dengan Aset Tertinggi se-Sumbagut

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – PT BPRS Mustaqim Aceh (Perseroda) turut menjadi salah satu BUMD kandidat penerima penghargaan TOP BUMD Awards 2024. Sepak terjang perusahaan BPR Syariah milik Pemerintah Provinsi Aceh ini terungkap saat sesi penjurian, di mana ketika hadir langsung Plt. Direktur Utama BPRS Mustaqim Aceh, Raisul Mukhlis.

“Saat ini kami memiliki 15 kantor cabang, 7 kantor kas, dan 1 kantor pusat, di mana hampir di setiap kantor cabang kami ini wilayah kerjanya di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh, sehingga untuk menjangkau nasabah-nasabah kami harusnya sangat memungkinkan ke arah yang lebih spesifik,” ujar Raisul Mukhlis mengawali paparannya di hadapan dewan juri, Kamis (7/3/2024).

BPR Mustaqim Aceh memiliki visi menjadi pelopor dalam layanan keuangan syariah terbaik yang inovatif kepada usaha mikro, kecil dan menengah yang bermanfaat bagi rakyat.

Dengan misi yang dicanangkan antara lain memberi layanan perbankan Syariah dengan kualitas prima; memberi nilai tambah yang optimal bagi stakeholder dengan tetap berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik; berpartisipasi aktif terhadap upaya Pemerintah Aceh dalam rangka meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah terutama dengan peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM); terus melakukan inovasi produk, meningkatkan kerjasama dan sinergi dengan berbagai pihak, memperluas daerah layanan, guna memenuhi kebutuhan masyarakat; serta membentuk Sumber Daya Manusia yang amanah, kompeten dan profesional.   

“Yang terpenting adalah terus memberikan pelayanan perekonomian bagi seluruh masyarakat sesuai dengan program Pemerintah Aceh,” ujar Raisul di sela-sela penjabaran misi perusahaan.

Seperti perusahaan perbankan umumnya, BPRS Mustaqim Aceh memiliki aktivitas usaha penyaluran dana.

“Produk penyaluran dana kami, kami juga pure memberikan di segmen usaha UMKM, segmen pertanian yang juga merupakan unggulan kami, kami juga sudah belajar terkait Sindikasi, Pembiayaan Konsumtif, dan Pembiayaan Program-Program yang dimiliki oleh pemerintah Aceh,” kata Raisul.

Kinerja, Tata Kelola, dan Prestasi

Sekilas mengenai kinerja perusahaan, dalam paparannya Raisul mengungkap bahwa sejumlah pencapaian kinerja BPRS Mustaqim Aceh di tahun 2023, di mana dari sisi modal perusahaan ini dalam kandisi yang cukup baik.

“Untuk modal KPPM realisasinya dibandingkan tahun 2022 itu 96,21%, sedangkan realisasi 31 Desember 2023 87,85%. Di mana untuk KPPM sebenarnya kami di BPRS Mustaqim Aceh ini tidak ada isu, memang BPR Mustaqim Aceh adalah salah satu BPRS BUMD yang memiliki modal yang cukup baik, di mana Pemerintah Aceh memberikan modal Rp106 miliar ke kami, yang sebenarnya sudah sesuai dengan yang ditetapkan Pemerintah Aceh,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Kembali Bukukan Laba Positif, Bank BPR Sumsel Kandidat TOP BUMD Awards 2025

Selanjutnya dari sisi ROA, bila di 2022 persentasinya itu masih di atas 73%, maka di 2023 ini sudah lebih baik, di mana angka persentasenya disebut sebesar 181%. Selanjutnya BOPO, seperti diungkap Raisul pada tahun 2022 realisasi memang sedikit lebih kecil, yakni 87,78%, kemudian di tahun 2023 persentasinya agak sedikit meningkat sebesar 91,77%.

“Hal ini terjadi dikarenakan di penghujung (tahun 2022), di bulan 10 tahun 2022 kita membuka penerimaan karyawan baru, lebih kurang ada penambahan karyawan kita sebesar 48 karyawan, dan ini juga menjadi salah satu kenapa persentasi BOPO kita agak sedikit meningkat di tahun 2023 dan mudah-mudahan di tahun 2024 ini bisa terkoreksi ke arah yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Selanjutnya dijelaskan perihal rasio FDR yang pada 31 Desember 2023 terealisasi di angka 168,19%, yang diakui meningkat secara signifikan jika dibanding tahun sebelumnya.

“Sedikit kami informasikan FDR ini terjadi agak signifikan kenaikannya dikarenakan di 2022 itu OJK masih menggunakan perhitungan bank konvensional, di mana modal itu masuk dalam persentasenya. Sedangkan di 2023 itu modal sudah tidak masuk lagi dalam pembagi terkait rasio FDR ini, sehingga kenapa di tahun 2023 FDR kita meningkat menjadi 168,19%,” jelas Raisul.

“Selanjutnya mengenai Cash Ratio, (BPRS Mustaqim Aceh) masih relatif stabil, karena memang sesuai ketentuan FDR kita harusnya masih ada di bawah 10%, tetapi sesuai juga dengan permintaan OJK karena kita memiliki 23 kantor layanan, minimal harus memiliki cash ratio di atas 15%. Sehingga cash ratio kita di dua tahun terakhir memang di atas 15%,” sambungnya.

Lalu untuk NPF (gross), disebutkan bahwa pada tahun 2022 BPRS Mustaqim Aceh ada di angka 8,50%, sementara pada tahun 2023 realisasinya sudah di angka 7,06% dengan kata lain sudah mulai ada perbaikan.

Adapun untuk NPF (Nett)-nya di tahun 2022 itu ada di angka 4,98%, dan di akhir tahun 2023 posisinya sudah menyentuh angka 4,26%.

Masih dari sisi pencapaian target kinerja, utamanya dari sisi asset BPRS Mustaqim Aceh berhasil menaikkan nilai asetnya di tahun 2023.

BACA JUGA:   Lewat CSR dan ESG, PT Bumi Resources Wujudkan Masyarakat Mandiri

“Dari asset kita bisa melihat sama-sama bahwa realisasi di tahun 2022 aset kita sudah di angka Rp184,3 miliar, sedangkan perbandingannya di 2023 Desember itu sudah sebesar Rp204,1 miliar ada pertumbuhan sebesar 10,76% perbandingannya, Alhamdulillah,” ungkapnya.

Selanjutnya dari sisi pembiayaan, diungkap bahwa pada tahun 2022 dengan target Rp91 miliar, BPRS Mustaqim Aceh berhasil merealisasikannya menjadi Rp100 miliar. Pun di 2023, pembiayaan juga terus meningkat di mana dengan target Rp111,16 miliar, realisasinyadi Desember 2023 sebesar Rp124 miliar.

Lebih lanjut Raisul mengungkap terkait pencapaian dari sisi tabungan dan deposito. Di mana di 2023 itu target tabungan sekitar Rp39,4 miliar, sedangkan realisasinya Rp39,5 miliar, hanya tumbuh sebesar 121 juta. Sedangkan deposito kita agak turun di mana target yang ditetapkan oleh perusahaan itu Rp42,9 miliar sedangkan realisasi hanya 34,2 miliar.

“Sebenarnya (penurunan deposito) ini lebih kita lakukan karena memang untuk mengurangi beban biaya, karena memang deposito merupakan biaya mahal kita sehingga memang strategi dari manajemen adalah untuk memastikan biaya ini bisa kita koreksi.”

“Ditambah lagi, kenapa tabungan belum signifikan tumbuhnya, ini lebih ke mindset kita, mindset teman-teman kita di funding. Mindsetnya hanya menumbuhkan kutipan harian, sedangkan kami hari ini sudah melakukan terobosan bahwasanya setiap funding harus memiliki portofolio yang baik bukan hanya sekedar kutipan harian. Mungkin ini lebih ke mindset mudah-mudahan di 2024 mindset ini bisa terus berubah,” jelasnya.

Adapun dari komposisi, disebutkan bahwasanya BPRS Mustaqim Aceh merupakan salah satu BUMD yang memang pure concern-nya adalah di pembiayaan real sector.

“Beda dengan BUMD-BUMD yang lain di mana hampir kebalikannya, kami 86% real sector, 14% konsumtif, yang 14% ini pun setengahnya karyawan kami sendiri. Sedangkan kemarin saya pernah mengunjungi BUMD di daerah yang lain bahwa mereka sangat concern terkait konsumtif sedangkan real sectornya hanya 5-10% saja terkait real sector, sedangkan kami kebalikannya, sehingga memang persentase NPF kami agak sedikit lebih besar dari pada BUMD lain,” ungkap Raisul.

Pun dalam kesempatan ini, Raisul juga mengungkap sejumlah terobosan yang dilakukan perusahaan, antara lain:

  • Menciptakan standar produk yang terjangkau dan bersaing dengan melaksanakan arah dan strategi pengembangan Bank Mustaqim yang sehat yang memperhatikan pembiayaan kepada UMKM yang produktif
  • Ekspansi pasar dalam rangka meningkatkan penyaluran pembiayaan
  • Kerjasama dan Sosialisasi dengan seluruh SKPA/Komunitas UMKM/ Komunitas perbankan dan perdagangan terkait produk pembiayaan, deposito dan tabungan seperti, Tabungan Mustaqim, Tabungan Meugang, Tabungan Pendidikan,TabunganKu, serta Tabungan Rencana
  • Menyediakan produk pembiayaan murah SUPERMIKRO bagi nasabah
  • Menyalurkan Pembiayaan pertanian (Agribisnis Mustaqim) dengan sistem grace periode dan tanggung renteng
  • Bank Mustaqim Aceh telah memberikan kemudahan serta pelayanan terbaiknya bagi nasabah dengan menghadirkan layanan antar jemput setoran untuk seluruh nasabah
  • Bank Mustaqim Aceh turut mendukung program budaya menabung sejak dini bagi anak-anak usia sekolah dengan melakukan Kerjasama dengan berbagai sekolah di Tingkat SD/SMP untuk pembukaan rekening Tabungan Pendidikan serta dimonitor dan setoran dijemput langsung ke setiap sekolah secara rutin
  • Bank Mustaqim Aceh telah berhasil menyediakan produk pembiayaan modal kerja dimana Bank Mustaqim Aceh memiliki peran penting bagi perkembangan usaha nasabah serta pendapatan usaha semakin meningkat
BACA JUGA:   Tumbuh Lampaui Target, Kinerja BPR Bahteramas Kolaka Makin Mantap

Dari kebijakan tata kelola perusahaan, disebutkan bahwa BPRS Mustaqim Aceh tetap melakukan keterbukaan, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran. Sementara untuk penerapan GCG, secara umum perusahaan ini telah masuk kategori cukup baik.

”Penerapan tata kelola kita cukup baik dengan nilai komposit 2. Harusnya kita dapat komposit 1 tapi memang kita ada kekurangan di organisasi, di manajeman khususnya. Saat ini kita hanya memiliki dua direksi yang tadinya kita harusnya memiliki tiga direksi dan tiga komisaris, makanya skor GCG kita masih 2. Dan mudah-mudahan tahun ini dari struktur organisasi kepengurusan itu bisa kita pastikan clear,” ujar Raisul.

Di akhir paparan, tidak ketinggalan Raisul mengungkap secara ringkas soal kinerja dan prestasi dari BPRS Mustaqim Aceh.

“Bank Mustaqim Aceh meraih pertumbuhan kinerja gemilang sepanjang 2023, dengan perolehan laba bersih sebesar Rp3,4 miliar dari total target sesuai RBB Rp. 3.2 M tumbuh 10,76% secara year on year (YoY),” katanya.

“Dari perolehan laba bersih tersebut, Bank Mustaqim Aceh berhasil menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp124 miliar dari total target sesuai RBB sebesar Rp111 miliar. pada tahun 2023, Bank Mustaqim juga memperoleh predikat BPRS dengan aset tertinggi se-Sumbagut (Sumatera Bagian Utara), yaitu sebesar Rp204 miliar. Secara keseluruhan, hampir semua indikator mengalami peningkatan,” pungkasnya.

Editor: Busthomi

Tags: BPRS Mustaqim AcehTOP BUMD Awards 2024
Previous Post

Flash Promo Sepeda Motor Seharga Rp6,7 Juta di Tumbuh by Astra Financial

Next Post

Hutama Karya Gelar HK Peduli

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR