Jakarta, TopBusiness— Jelang Lebaran tahun ini, permintaan perbaikan dan renovasi rumah mengalami peningkatan. “Biasanya memang Lebaran menjadi momen orang untuk berbenah rumah,” kata Georgi Ferdwindra Putra, Co-CEO dan Co-Founder Gravel, dalam keterangan tertulis yang diterima hari ini oleh Majalah TopBusiness.
Satu lagi tren yang terus muncul di Lebaran kali ini, yaitu home improvement DIY (Do It Yourself) yang ramai di media sosial. Hal ini memicu semangat masyarakat untuk mencoba hal-hal baru dan menciptakan estetika yang mereka lihat secara online dalam ruang mereka sendiri. “Mulai dari proyek kecil seperti penataan ulang pada ruangan, hingga renovasi besar seperti pembangunan ulang ruang tamu,” kata Georgi.
Sementara itu, Fredy Yanto, Co-CEO dan Co-Founder Gravel, mengatakan, “Inspirasi DIY melalui platform-platform seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan Pinterest, memang sangat menarik. Terbukti, semakin banyak konsumen aplikasi Gravel yang melakukan renovasi yang terinspirasi dari tren DIY ini.”
Ia menambahkan, “Kami di Gravel selalu siap membantu mewujudkan menghidupkan inspirasi mereka di setiap hunian.”
Dengan adanya 3 tren ini membuktikan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya menciptakan lingkungan rumah yang nyaman, efisien, dan sesuai dengan gaya hidup mereka.
Renovasi rumah bukan lagi sekadar tentang memperbaiki, tetapi juga tentang menciptakan ruang yang mencerminkan kepribadian dan kebutuhan individu, sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dan tren sosial yang terus berubah.
