Jakarta, TopBusiness—Untuk mewujudkan hunian impian tentu diperlukan biaya dan perencanaan yang matang, yang kadang belum sepenuhnya dimiliki saat mereka ingin membangun hunian tersebut. Terutama ketersediaan dana, hal ini menjadi salah satu masalah umum saat ingin membangun rumah.
Sebuah solusi arsitektural yang dapat membantu mewujudkan rumah impian adalah dengan pembangunan konsep rumah tumbuh. “Rumah tumbuh merupakan sebuah konsep arsitektur yang sedang populer saat ini. Konsepnya bertujuan untuk membangun hunian yang dapat tumbuh atau berkembang seiring dengan perubahan kebutuhan penghuninya,” kata Co-founder dan CEO Gravel, Georgi Ferdwindra Putra, hari ini di Jakarta.
“Konsep rumah tumbuh memiliki manfaat yang memungkinkan rumah untuk dikembangkan seiring waktu, menyesuaikan fungsi ruangan sesuai dengan kebutuhan,” papar dia secara tertulis.
Manfaat itu adalah, pertama, fleksibilitas dan adaptabilitas. Rumah tumbuh dapat beradaptasi dengan perubahan kebutuhan penghuninya seiring waktu, sehingga tidak perlu membangun rumah baru atau bahkan pindah rumah jika ada perubahan kebutuhan di kemudian hari.
Kedua, efisiensi biaya. Dengan menggunakan desain rumah tumbuh secara efektif, maka dapat menghemat biaya untuk perubahan atau perluasan ruangan di masa depan.
Ketiga, berkelanjutan. Perencanaan pembangunan yang matang, meski pengerjaannya dikerjakan bertahap akan mempengaruhi dampak lingkungan, terutama dari penggunaan material. Material pada rumah tumbuh biasanya sudah bisa diestimasi dan jarang meninggalkan material sisa. Bukaan rumah biasanya juga lebih banyak, jadi memiliki pencahayaan alami dan bisa hemat energi.
