Jakarta, TopBusiness—PT Adaro Energy Indonesia, Tbk., merencanakan membeli kembali sebagian saham yang beredar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai pembelian tersebut maksimal Rp4 triliun. Hal tersebut dipaparkan dalam keterbukaan informasi untuk BEI, hari ini.
Di situ, dijelaskan bahwa pembelian kembali tersebut, dilaksanakan maksimal 12 bulan setelah RUPS (rapat umum pemegang saham tahunan) di 15 Mei 2024.
Sesuai dengan POJK (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan), saham yang dibeli kembali tersebut, tidak melebihi 10% dari modal ditempatkan.
Serta tidak menyebabkan kekayaan bersih Adaro Energy menjadi lebih kecil daripada: jumlah modal ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.
“Pembelian kembali saham kami, akan dilakukan melalui BEI dengan harga penawaran untuk membeli kembali saham, lebih rendah atau sama dengan harga transaksi yang terjadi sebelumnya, dengan memerhatikan ketentuan yang berlaku”, demikian disebutkan dalam keterbukaan informasi tersebut.
